Langsung ke konten utama

Dalam Hidup Gunakan 2 Cermin, 1 Untuk Melihat Kekurangan Diri Sendiri, 2 Untuk Melihat Kelebihan Orang Lain.

Dalam sebuah filosofi kehidupan kita di ajarkan untuk tidak merendahkan orang lain, atau menganggap diri kita jauh lebih baik. Karena bisa jadi apa yang kita sombongkan malah akan menjatuhkan kita, dan yang kita rendahkan sebenarnya jauh lebih baik dari diri kita sendiri.

Karena Biasanya Yang Sombong, Hanya Takut Kekurangannya Terlihat Orang Lain.

Bak tong kosong yang nyaring bunyinya, itulah peribahasa yang tepat untuk orang yang suka menyombongkan diri. Mereka takut jika kekurangan dan kelemahannya terdeteksi orang lain. makanya mereka menghina orang lain untuk menutupi kejelekan diri sendiri.

Justru Orang Hebat, Mereka Yang Lebih Suka Merendahkan Dirinya, Dan Sadar Bahwa Di Atas Langit Masih Ada Langit.

Malahan orang hebat tidak akam suka sama sekali untuk menunjukkan kehebatannya. mereka lebih banyak merendah dan pura pura tak tahu apa apa.Barulah saat ada yang bertanya mereka akan menjelaskan semampu mereka. Mereka menyadari bahwa di atas langit masih ada langit. Jadi tidak ada gunanya menyombongkan diri.

Lebih Bijak, Lebih Banyaklah Intropeksi Diri Daripada Menghina Orang Lain. Karena Bisa Jadi Kita Lebih Hina.

Daripada terus membully dan menghina orang lain. menyenarlan aibnya, lebih baik kita intropeksi diri kita masing masing. Karena setia orang punya dosanya sendiri,dan bisa jadi dosa yang kita hina jauh lebih sedikit dari dosa kita.

Dan Lebih Banyaklah Melihat Kelebihan Orang Lain, Agar Kita Bisa Lebih Banyak Belajar Dan Berprasangka Baik.

Daripada melihat kekurangannya sesekali cobalah lihat kelebihannya. belajarlah darinya. karena bisa jadi orang yang kamu benci akan membawa banyak kebaikan untukmu. dan bisa jadi orang yang kamu percaya akan membawa banyak musibah. Sehingga waktunya kita untuk lebih  banyak berprasangka baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...