Langsung ke konten utama

Karena Air Mata Adalah Cara Untuk Mengungkapkan Rasa, Saat Bibir Tak Mau Berbicara Tentang Hati Yang Terluka

Tak semua hal harus diungkapkan dan dijelaskan, karena ada banyak rahasia dalam hati yang berusaha untuk dijaga agar hati ini atau orang lain tidak terluka. Dan saat diri sudah tidak mampu menahan gejolak emosi yang ada, air mata akan menetes sendiri bahkan tanpa di minta. Karena dia ingin mengungkapkan suatu rasa, suatu kesedihan saat mulut tetap bersikukuh memilih diam.

Karena Tak Semua Yang Terluka Dapat Berbicara, Lebih Banyak Yang Memilih Diam Dan Menangisi Kesedihannya


Bukannya tak ingin menyampaikan maksut hati, saat seseorang terluka, namun lebih karena rasa sakit yang begitu mendalam, karena tak ingin ada yang tersakiti, karena tak tahu bagaimana memulai berucap. Diam adalah pilihan terbaik dan menangis adalah cara untuk menenangkan hati yang terluka. Sehingga meskipun banyak luka yang sebenarnya ingin disampaikan, mereka tetap memilih diam dan hanya menangisi kesedihannya.

Banyak Alasan Dan Ketakutan Menyampaikan Sesuatu, Mulai Dari Takut Akan Kesalah Pahaman, Hingga Takut Mereka Yang Tercinta Ikut Terluka


Jika hari ini, ada seseorang begitu tulus tersenyum kepadamu, jika ada yang terlihat ceria untuk membuatmu terhibur, bukan berarti hati mereka tak pernah mengalami luka dan sakit hati yang begitu mendalam. Malah karena beratnya rasa sakit yang harus dipikul mereka memilih untuk menyimpannya sendiri. Bukan karena mereka egois apalagi sok kuat. Tapi karena mereka tak ingin terlihat lemah dan membuat orang yang disayanginya khawatir berlebihan.

Meskipun Tak Melulu Soal Terluka, Tapi Air Mata Tetap Menjadi Luapan Dari Suatu Rasa


Menangis tak selalu soal kesedihan, saat kita begitu bahagia dan tak mampu mengungkapkannya dengan kata kata kitapun akan memilih menangis sebagai jalan keluarnya, untuk menyampaikan sebuah rasa. Seakan orang yang diajak berbicara akan langsung mengerti dan memahami makna air mata yang kita keluarkan. Karena saat orang sudah menangis, maka itu adalah puncak dari luapan suatu rasa, entah sedang terluka ataupun berbicara.

Jadi Tak Perlu Banyak Berbicara Atau Bertanya Saat Melihat Seseorang Menangis, Cukup Peluklah Mereka Begitu Hangat Dan Tanpa Mengatakan Kamu Begitu Peduli



Saat ada teman, sahabat, ataupun saudara yang terluka dan menangis di hadapanmu, tanpa kamu tahu sebabnya apa, cukup diam saja terlebih dahulu. Jangan bertanya ataupun berbicara apapun, biarkan mereka meluapkan segala rasa sakit yang dipunya lewat tetesan air mata itu. Nantinya setelah hati lebih tenang, tanpa diminta mereka akan mengungkapkan alasan yang melanda hatinya. Cukup berikan pelukan dan perhatianmu tanpa harus berkata apapun untuk menunjukkan suatu kepedulian. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...