Langsung ke konten utama

Mana Mungkin Aku Mudah Melepaskan, Seseorang Yang Namanya Selalu Kusebut Dalam Doa

berbicara ikhlas memang mudah tapi melakukannya bukanlah hal yang sepele. Bahkan saat aku sadari aku memang harua belajar melupakanmu. Namun terkadang dirimu, wajahmu dan rindu ini begitu mengusik jiwaku. Lalu katakan, bagaimana mungkin aku bisa begitu mudahnya melepaskan dirimu, Seseorang yang namanya selalu kusebut dalam doaku.

Rindu Ini Jauh Lebih Menyiksa, Bahkan Lebih Menyiksa Daripada Berjuang Sendirian.


Rindu karena sudah pasti akan dipersatukan sudah menyiksa, apalagi rasa rindu karena harus merelakan kamu pergi. Rasanya jauh lebih menyiksa bahkan saat aku harus berjuang sendirian.

Aku Sudah Berusaha Ikhlas, tapi Salahkah Aku Jika Aku Masih Belum Benar Benar Mampu

Cinta memang tak harus memiliki,tapi mengikhlaskan seseorang yang dicintai untuk bahagia juga merupakan wujud cinta sejati, tapi katakan padaku. Aku sudah berusaha mengikhlaskanmu. Aku sudah berusaha melupakanmu. Namun masih saja aku belum benar benar mampu.

Kamu Yang Namanya Selalu Kusebut Dalam Doaku, Menjadi Harapan Terindah Dalam Hidupku.


Bahkan meskipun sampai kini aku tetap tak berhenti memintamu dan menyebutmu dalam doaku. Aku berharap meskipun sebentar dalan hidupku. Tuhan mengijinkanku untuk memilikimu. Bersanding denganmu dan mengatakan dengan bangga kamu adalah milikikku. Kamu tahu harapan itu belum benar benar hilang.

Jadi Jangan Minta Aku Untuk Merelakanmu Karena Aku Pasti Tak Mampu. Biarkan Aku Tetap Menunggumu Hingga Aku Sendiri Yang Merasa Lelah Dengan Semua Itu.

Merelakanmu jujur saja adalah hal yang mustahil untukku. Aku mungkin bisa tetap tersenyum namun rasanya tak akan semanis senyum bahagia bersamamu.Jadi jangan minta aku merelakanmu  Aku akan tetap menunggumu. Sampai aku merasa sudah waktunya untuk berhenti. Sampai aku merasa ada oranglain yang mungkin bisa menggantikanmu di hatiku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...