Langsung ke konten utama

Sayang Itu Bukan Seberapa Besar Kita Ingin Memilikinya, Tapi Seberapa Besar Kita Bisa Membahagiakannya.

Kita harus menyadari, bahwa seseorang yang kita begitu sayangi sekarang, belum tentu menjadi akhir dalam hidup kita nantinya. Karena bagaimanapun jalannya jodoh hanya Tuhan yang tahu. Dan Saat kita begitu posesif untuk memilikinya tandanya rasa sayang itupun sebenarnya telah pudar, yang ada hanyalah nafsu untuk memiliki.

Gunakan Hari Harimu Untuk Membahagiakan Dia Bukan Memiliki Dia

Saat kamu benar benar mencintai seseorang dengan sepenuhnya ketulusan, yang kamu ingin lakukan adalah membuatnya tetap bahagia dan tersenyum kepadamu. Kamu ingin sekali membuatnya bangga memilikimu, dan menunjukkan rasa cintamu yang besar kepadanya. Karena itu, jangan gunakan hari harimu untuk mendapatkannya atau memilikinya, tapi gunakan kesempatan itu untuk tetap membahagiakannya.

Karena Saat Kamu Terlalu Posesif Untuk Memilikinya, Sadarkah Kamu Bahwa Cintamu Sudah Pudar.

Yang tertinggal saat kamu berusaja keras untuk memilikinya hanyalah nafsu bukan cinta. Entah dia bahagia atau tidak, kamu tidak akan pedulikan itu. Kamu berpikir bahwa kamu sudah membahagiakannya, baik dia benar benar bahagia atau malah merasa tertekan. Dan saat kamu menyadari akan sikapmu. Maka saat itu oula cintamu sebenarnya sudah lama pudar.

Sayang Itu Bukan Hanya Ketika Kamu Siap Memilikinya. Bahkan Kamu pun Siap Meninggalkannya Saat Ternyata Itu Adalah Hal Yang Terbaik

Bisa memiliki seseorang yang kita sayangi adalah suatu kebahagiaan terbesar untuk diri kita sendiri. Tapi seseorang yang begitu mencintai takkan egois memikirkan dirinya sendiri. Lebih dari itu, dia bahkan siap untuk terluka asalkan yang dicintainya itu bahagia.

Karena Sayang Tidak Akan Menyakiti. Dia Akan Berusaha Untuk Selalu Membahagiakan. Bahkan Tak Peduli Hasilnya Nanti

Karena rasa sayang yang sesungguhnya tak merasa merygi ataupun menerima imbalan dari apa yang dia berikan. Rasa sayabg itu akan menuntunnya untuk mencintai sepenuh hati. Bahkan dia tak pernah memperdulikan hasilnya nanti. Dia sadar Tuhan sudah menyiapkan rencana terbaik untuknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...