Langsung ke konten utama

Yang Bikin Sakit Bisa DiPerjuangin, Lalu Kenapa Yang Tulus Di Sia Siain

Hidup ini aneh bukan, sadar atau tidak seringnya kita mengeluh dan mengatakan bahwa seseorang menyakiti kita dan menyia nyiakan perjuangan kita. padahal sebenarnya kita sendiri sering menyia nyiakan ketulusan orang lain dan lebih berharap pada yang suka menyakiti orang lain.

Kita Sebenarnya Sering Melewatkan Cinta Yang Tulus, Karena Terlalu Terlalu Berharap Pada Yang Tak Pasti

Mungkin saja, tanpa kita sadari, ada orang lain yang sebenarnya begitu tulus mencintai kita. Ada seseorang yang berharap pada kia. Namun akhirnya kita melewatkannya, kita mengabaikannya karena terlalu fokus pada orang lain yang tak kunjung memberi harapan.

Hingga Kita Merasa Bahwa Perjuangan Yang Kita Lakukan Tidak Dianggap Dan Hanya Merasakan Sakit

Kita memang telah berjuang dan bertahan, tapi mengapa kita selalu merasa sakit. Hingga akhirnya kita malah menyalahkan orang lain karena perjuangan yang menyakitkan itu.

Padahal mungkin bukan orang lain yang salah, tapi bisa jadi kita yang salah orang, mengharap sesuatu dari seseorang yang sebenarnya tidak pernah menghargai kita.

Lebih Banyaklah Intropeksi Diri Dulu. Siapa Tahu Itu Karma. Saat Kita Mencari Kebahagiaan Dari Orang Lain, Kita Juga Sebenarnya Sedang Menyakiti

Daripada saling menyalahkan lebih baik intropeksi diri terlebih dahulu. Mungkin saja kita sedang mendapatkan karma atas apa yang kita lakukan. Saat kita mengharap cinta dan memperjuangkan orang lain, ternyata ada yang merasa di sia siakan dan terluka.

Jadi Daripada Terus Kesakitan Sendiri, Coba Bukalah Hati Dan Matamu, Karena Mungkin Ada Cinta Yang Lebih Baik Menantimu.

Cobalah berhenti untuk melepaskan diri dari belenggu ketakutan akan di sia siakan. Cobalah untuk yakin pada dirimu sendiri dan Tuhan, percayalah ada orang yang mencintaimu dengan lebih tulus bahkan kamu yang sering sia siakan. Jadi buat apa kamu tetap mempertahankan kesakitan itu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...