Langsung ke konten utama

Kamu Hadir Dengan Sederhana, Membuatku Bahagia, Lalu Pergi Dengan Sengaja. Selucukah Cinta Itu Di Matamu?

kamu yang hadir dalam hidupku tanpa aku minta. yang mengungkapkan janji janji kesetiaan, yang menunjukkan bahwa cintamu memang nyata dan indah. Kamu yang membuatku jatuh cinta kepadamu dan membuatku bahagia akan cintamu. Lalu pergi begitu saja entah apa salahku kepadamu. Tahukah kamu, bahwa kamu sedang membuat luka yang tak mungkin disembuhkan waktu. dan begitu lucukah cinta juga kesetiaan itu bagimu. hingga kamu tega menyakiti seseorang yang pernah berharga di hatimu

Awalnya Kamu Hadir Dengan Sederhana, Menyelipkan Kesan Dan Menumbuhkan Cinta Dalam Hatiku 

Kamu yang memulai semua hubungan itu, kamu yang berusaha masuk dalam hidup dan hatiku tanpa aku pernah memintanya. kamu yang berusaha membuatku yakin dan terkesan dengan semua perbuatan dan ucapanmu. kamu yang berusaha membuatku nyaman hingga rasa cinta itu mulai tumbuh, tanpa bisa aku kendalikan lagi. kamu yang memulai semuanya, yang membuatku jatuh cinta dan terkesan akan hadirmu.

Lalu Dalam Hubungan Sederhana Itu, Kamu Selalu Membuatku Bahagia. Membuatku Seakan Berharga Dalam Hidupmu 

Kamu yang memulai mengungkapkan perasaan itu kepadaku. lalu apakah mungkin harus kutolak? saat benih benih cinta memang sudah lama muncul dalam hatiku. bahkan saat hubungan itu berjalan, kamu menunjukkan banyak hal yang membuatku bahagia. kamu tak pernah lelah untuk menasehatiku, menjadikan aku pribadi yang lebih baik, mengajakku ke tempat tempat belajar, menunjukkan dunia yang selama ini belum aku tahu. Kamu selalu ada saat aku butuhkan kapanpun itu, membuatku selalu merasa bahwa aku memang seorang yang berharga bagimu.

Namun, Kamu Akhirnya Memilih Pergi Dari Hidupku, Seakan Semua Yang Kita Lewati, Kamu Janjikan Tidak Punya Arti Apa Apa, Kenapa Kamu Masuk Dalam Hidupku, Mengatakan Dan Melakukan Semua Itu, Jika Akhirnya Menghancurkanku 

Entah apa salahku dalam hubungan, entah hanya karena aku memang masih kekanakan karena merindukan perhatianmu lalu kamu memilih pergi dari hidupku. Tahukah kamu, kamu sedang menciptakan luka yang tak akan pernah hilang bekasnya dalam hidupku. Kamu yang pertama masuk di hatiku. Dan Saat aku berpikir kamu memang orang yang tepat bagiku, lalu kamu pergi dengan sengaja, tanpa sepatah kata, tak mengatakan alasan apapun yang setidaknya mampu membuarku mengerti. Apakah semua hal yang kita lewati, semua kebaikan yang kamu tunjukkan, semua sikap yang kamu berikan, dan semua janji yang kamu katakan, hanyalah kesemuan belaka?

Ataukah Bagimu Aku Ini Hanyalah Salah Satu Yang Bisa Kamu Permainkan. Selucukah Saat Kamu Melihatku Menangis Meratapi Kepergianmu. Selucukah Cinta Dan Semua Perjuangan Ini? 

Entah kamu itu memang bodoh atau sama sekali tidak dewasa. saat kamu mudahnya meninggalkan orang lain dan menyakitinya. jika memang kamu tidak pernah ingin melanjutkan hubungan ini, setidaknya berikan alasan. dan lebih baik lagi, jangan pernah memulai mengungkapkan perasaan yang semu itu dihadapanku dan membuatku berharap. Selucukah, Bahagiakah kamu saat sudah berhasil membuatku menangis. Selucukah, Sepelekah semua perjuangan dan cinta yang sudah kita lewati bersama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...