Langsung ke konten utama

Karena Faktanya Yang Ditinggalkan Jauh Lebih Menyakitkan Daripada Yang Meninggalkan.

“Kamu, aku yang akan ingat,  Tapi siapa yang akan mengingatku?”

Memang tidak semua yang meninggalkan suatu hubungan tidak akan terluka. Banyak yang terluka karena mereka harus pergi dengan alasan yang begitu menyakitkan. Namun seluka apapun mereka, saat mereka pergi, mereka telah meninggalkan bekas luka terdalam bagi yang ditinggalkan. Bahkan banyak sekali, saudara dan teman kita yang tak kuat menanggung luka itu, dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hidup ini.

Seseorang Yang Ditinggalkan, Akan Selalu Mengingat Dia Yang Pergi, Entah Mengingatnya Dengan Rasa Kebencian, Penyesalan, Atau Rasa Cinta.


Saat seseorang pergi meninggalkanmu dengan alasan apapun, dia akan meninggalkan bekas luka dan banyak kenangan di hatimu entah itu kenangan indah ataupun buruk. Yang akhirnya akan membuatmu tetap ingat pada semua yang sudah terjadi, khususnya denga luka yang sudah ditorekahkan. Akan sangat sulit bagi yang tinggalkan melupakan dia yang sudah meninggalkan. Entah karena kebencian atas rasa sakit itu, ataupun rasa penyesalan hingga rasa cinta yang masih ada dalam hati.

Sesakit Apapun Yang Dirasakan Oleh Mereka Yang Meninggalkan, Yang Tinggalkan Lebih Terluka, Karena Semua Harapan Yang Mereka Bangun Sudah Musnah


Mungkin saja dia yang meninggalkan juga mengalami rasa sakit karena meninggalkanmu, namun sesakit apapun yang mereka rasakan, akan tetap terasa lebih sakit orang yang ditinggalkan. Karena selain semua harapan yang sudah dibangun musnah begitu saja, rasa disia siakan dan tidak dihargai akan membekas begitu dalam.

Selain Itu, Yang Ditinggalkan Kebanyakan Mereka Yang Sudah Berjuang Begitu Banyak Dan Sudah Berusaha Tulus Mencintaimu


Faktanya yang selalu disia siakan, yang dikhianati dan yang tidak dihargai adalah mereka yang sudah berjuang begitu besar. Mereka yang sudah berusaha untuk tulus dan bertahan meskipun hubungan yang dijalani penuh dengan kesakitan. Banyak sekali mereka yang benar benar mencintailah yang akhirnya ditinggalkan.

Jadi Jangan Disalahkan Saat Mereka Yang Di Tinggalkan, Menyimpan Banyak Harapan Untuk Kesembuhan Hatinya. Hingga Ada Pula Yang Tak Tahan Dan Memutuskan Untuk Mengakhiri Hidup.


tak semua orang bisa tahan dengan rasa sakit ditinggalkan, hingga ada pula yang memilih mengakhiri hidupnya karena merasa sudah tak mampu menahan rasa sakitnya. jadi jangan salahkan jika terkadang yang merasa ditinggalkan akan banyak menyimpan agar hatinya sembuh, entah dengan cara apapun yang Tuhan hadirkan. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...