Langsung ke konten utama

Lebih Baik Diam Dengan Rasa Sayang, Daripada Terluka Dengan Harapan

Bukannya aku tak berani mengungkapkan rasa cinta yang aku miliki kepadamu. Bukan pula aku malu jika aku akhirnya harus terluka. Namun selama hubungan ini masih belum pasti arah dan akhirnya, lebih baik aku memilih diam dan tetap menyayangimu sebaik mungkin yang aku mampu. Bahkan, meskipun aku terkadang memang merasa cemburu saat kamu tersenyum untuk orang lain. Tapi itu lebih baik, daripada aku menangis jika akhirnya harapan sudah kubangun, dan akhirnya runtuh begitu saja.

Cinta Dalam Diam Ini Adalah Cara Diriku Menjaga Agar Hatiku Tak Semakin Terluka, Jika Harapanku Tak Jadi Nyata

Aku juga manusia biasa yang rapuh dan kamu tahu itu. Aku masih bisa tersenyum sekarang dihadapanmu meskipun hatiku cemburu, kecewa dan sedih. Tapi aku pikir, itu lebih baik. Karena aku takut aku tidak bisa tersenyum dan menangis begitu parah saat kamu nantinya meninggalkanku. aku hanya ingin hatiku tetap utuh, tapi tetap bisa mencintaiku.

Aku Tak Harus Menunjukkan Cintaku Lewat Kata, Biarlah Kutunjukkan Dengan Menjadi Yang Terbaik Buatmu Dan Membanggakanmu

Aku tak perlu mengatakan aku cinta padamu, hanya untuk mendapatkan cintamu. Banyak cara yang bisa aku lakukan, bahkan lebih tulus dari sekedar kata kata. Aku bisa terus berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu. membuatmu bahagia saat berada disampingku. kamu akan tersenyum dan bangga kepadaku. dan begitulah caraku untuk mencintaimu.

Selain Itu Cinta Dalam Diam Ini Juga Kuharapkan Mampu Menjaga Dirimu Bahkan Dari Diriku. 

Aku tidak ingin cintaku malah akhirnya merusak dirimu, membuatmu sampai terluka dan menangis. Aku sungguh ingin menjagamu dan hanya ingin memelukmu, menjadi tempat bersandar saat kamu terluka. aku ingin menjagamu bahkan dari diriku sendiri. Ingin menjaga cinta itu tetap murni dan terjaga.

Dan Aku Hanya Pasrahkan Saja Akhirnya Pada Tuhanku. Jika Memang Berjodoh Kita Pasti Akan DiPersatukan. Jika Tidak, Aku Tidak Akan Pernah Menyesali Rasa Sayangku Kepadamu

Caraku mencintaimu adalah dengan mendoakanmu dan meminta dirimu pada Tuhanku. Aku memasrahkan semua akhir dari kisah ini. Aku tak ingin terlalu terluka dan berharap. Aku percaya Tuhan sudah menyiapkan akhir terbaik dan terindah dalam kisah kita. Jika memang Tuhan mengijinkan, maka Tuhan akan memberikanmu kepadaku. Dan jika memang kita harus berpisah, aku pun tak akan pernah menyesali rasa sayang dan cinta yang pernah kupunya untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...