Langsung ke konten utama

Untuk Masa Lalu Pasanganku, Tetaplah Menjadi Masa Lalu. Percayalah, Sudah Tidak Ada Lagi Kamu Di Hatinya, Karena Sudah Tergantikan Olehku

Untuk seseorang dari masa lalu pasanganku, untukmu yang entah kenapa kali ini mencoba untuk memasuki kembali hari hari bahagia kami. Kumohon berhentilah, karena apapun yang kamu dan dia lakukan di masa lalu, hanya menjadi sebuah masa lalu. Kini akulah yang menjadi masa depannya. Dan percayalah, akupun telah menghapus dirimu dalam diri dan hatinya. Jadi lebih baik berhentilah, buatlah hubungan baru dengan orang lain. Jangan mengusik kebahagiaan kami.

Terimakasih, Apapun Alasanmu Memberikan Banyak Kepedulian dan Perhatian Kepada Hubungan Kami. Tapi Kami Tak Pernah Butuh Itu.


Sungguh aku harusnya berterimakasih kepadamu. Bagaimana tidak? Kamu yang sebegitu perhatiannya pada hubungan kami dan selalu mengawasi hubungan ini. Seakan apapun yang kami lakukan, begitu penting untuk kamu ketahui. Padahal kamu bukan siapa siapa kami. Dan hubungannya denganmupun telah berlalu. Entah apapun alasan kamu melakukan itu semua saat ini, percayalah kamu sama sekali tidak membutuhkan itu lagi. Bagi kami kepedulianmu sudah tak ada artinya. Jadi lebih baik berikan saja, kepeduliaan itu kepada orang lain yang membutuhkannya.

Apapun Yang Kamu Dan Dia (Pasanganku) Pernah Kamu Lalui, Itu Hanyalah Masa Lalu. Kamu Harus Menerima, Bagaimanapun Akulah Masa Depan Untuknya


Aku tahu kamu pasti punya banyak kenangan yang indah dengannya, karena bagaimanapun, dia memang pernah mencintaimu dan membuatmu menjadi seseorang yang berharga di hatinya. Sehingga aku bisa mengerti, karena sekarang akulah yang berada ditempatmu. Tapi untuk apa kamu terus terusan berpegangan pada masa lalu, apalagi saat masa lalumu sudah melupakanmu? Percayalah, kamu sudah lama hilang dari hatinya, dan sekarang akulah yang begitu dicintai dan berharga baginya. Jadi harusnya bukannya terus berharap yang akhirnya menyakitimu, tapi belajarlah untuk menerima bahwa kamu hanyalah masa lalu baginya. Dan aku adalah masa depannya.

Daripada Membuang Waktumu Untuk Mengurusi Hubungan Kami, Lebih Baik, Perbanyaklah Intropeksi Diri, Kenapa Dia Akhirnya Lebih Memilih Orang Lain Daripada Dirimu


Kenapa tidak kamu mencoba memperbaiki dirimu saja, agar Tuhan segera mengirimkan jodoh terbaikmu. Daripada mengurusi hubungan kami. Tentu saja, ada alasan kenapa akhirnya dia memilih pergi darimu? Jika memang dia yang salah dan menyakitimu. Harusnya kamu tidak lagi berharap kepadanya. Tapi jika kamu yang membuatnya kecewa dalam hubungan kalian dulunya. Seharusnya kamu lebih banyak memperbaiki diri untuk hubungan yang lebih baik nanti.

Sebagai Sesama Manusia, Kamu Juga Pasti Tidak Ingin Disakiti, Di Khianati. Jadi Lebih Baik Jangan Merusak Hubungan Yang Sudah Terjalin Ini. Percayalah, Akhirnya pun Kamu Tidak Akan Bahagia. Apalagi Bahkan Dia Tertarik Padamu Lagi, Itu Hanya Sekedar Pelampiasan. Kamu Harus Tahu Cintamu Sudah Lama Terhapus.


Semua kenangan denganmu baginya hanyalah masa lalu. Bahkan jika dia seolah menunjukkan ketertarikan denganmu. Itu bukan karena dia ingin kembali kepadamu. Tapi hanya Karena pelampiasan saja. Percayalah sudah tidak ada lagi kamu dihatin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...