Langsung ke konten utama

Jika Wanita Berpikir Menggunakan Perasaan, Seharusnya Mereka Tahu Bagaimana Sakitnya Perasaan Wanita Lain, Saat Dia Merebut Pasangannya


Wanita mudah menangis dan terluka saat disakiti, karena banyak dari mereka yang menggunakan perasaannya untuk memaknai sesuatu. Bahkan terkadang melihat penderitaan orang lain membuat mereka ikut bersedih hingga menangis. Entah menangis karena benar benar kasihan, menangis karena takut ditimpa masalah yang sama, atau menangis karena pernah merasakan hal yang sama. Jadi sebagai wanita, seharusnya saat mereka ingin mendapatkan pasangan, mereka akan memilih seseorang yang tidak akan membuat wanita lain terluka. Memilih pasangan single, yang memang siap untuk menjadi pendamping hidupnya.

Wanita Seharusnya Berpikir Sakitnya Wanita Lain, Jika Kehilangan Seseorang Yang Dicintai. Jika Hal Itu Terjadi Pada Orang Orang Yang DiSayangi Ataupun Dirinya Sendiri

Setiap orang pernah terluka, dan setiap wanita pernah merasakan sakit hati dan ditinggalkan. Jadi saat akan merebut pasangan orang lain harusnya wanita tersebut mampu berpikir sakitnya ditinggalkan oleh pasangan. Seharusnya sebagai wanita yang mempunyai pemikiran dewasa, dia dapat berpikir, bagaimana jika orang orang tersayang disekitarnya juga mendapat perlakuan sama seperti yang dia lakukan. Atau setidaknya dirinya sendiri, jika suatu hari pasangannya direbut oleh orang lain.

Apalagi Jika Pasangan Itu Sudah Berkeluarga dan Punya Anak. Tidak Hanya Akan Menyakiti Istrinya, Tapi Juga Anak Anak Juga Keluarga Lainnya

Saat satu keluarga hancur, maka yang paling mungkin hancur masa depannya adalah anak anaknya. Tidak mudah hidup dalam keluarga broken home. Banyak yang akhirnya tersesat hingga salah pergaulan. Berarti sama saja, seorang wanita yang merebut pasangan orang lain, secara tidak langsung tidak hanya penyebab hancurnya keluarga itu. Tapi juga anak anaknya di masa depan.

Bahkan Jika Laki Laki Itu Yang Berusaha Mendekatimu, Hingga Mengatakan Hal Yang Membuat Kamu Yakin Kepadanya. Percayalah, Dia Juga Akan Mengkhianatimu Nanti Saat Mendapatkanmu

Sekali laki laki tidak setia, maka dia tidak akan menjadi seorang yang setia untuk wanita manapun. Saat dulu dia meninggalkan pasangannya untukmu, jangan berpikir bahwa kamu akan bahagia. Justru dia juga akan melakukan hal yang sama, meninggalkan dan mengkhianatimu. Memang awalnya dia yang datang kepadamu dan mengatakan banyak hal untuk membuatmu yakin bertahan dengannya. Tapi seharusnya kamu sadar, jika seorang laki laki mampu mencampakkan istri dan anak anaknya, dia juga tidak akan segan untuk mencampakkanmu akhirnya nanti.

Seharusnya Kamu Tidak Hanya Menangisi Nasib Orang Lain Yang Tidak Kamu Kenal, Karena Kasihan. Tapi Tangisilah Dirimu Dan Orang Yang Kamu Sakiti. Karena Sebagai Wanita Kamu Tega Menyakiti Wanita Lainnya Hanya Untuk Mendapatkan Laki Laki Yang Akhirnya Juga Akan Menyakitimu

Saat kamu melihat film drama, saat kamu melihat pemain utamanya tersiksa dan tersakiti, kamu menangis karena perasaanmu mengatakan sungguh kasihan sekali wanita itu karena pasangannya direbut wanita lain. Dan seharusnya, pemikiran itu, berpikir menggunakan perasaan tidak hanya kamu gunakan saat melihat hal hal seperti itu. Namun saat kamu merebut pasangan orang lain. Gunakan perasaanmu untuk merasakan penderitaan yang pasangannya kamu rebut. Pikirkan dirimu sendiri, jika laki laki itu akhirnya melakukan hal yang sama padamu. Jadilah wanita yang benar benar baik dengan tahu batasan batasan mana dalam menjalin hubungan, khususnya pada pria yang sudah pasangan, agar tidak sampai wanita lainnya tersakiti karenamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...