Langsung ke konten utama

Tersenyumlah Saat Mengingatku. Karena Saat Itu Akupun Sedang Merindukanmu

Kuharap meskipun kita telah berpisah bukan kenangan pahit dan luka yang kamu ingat dariku. Tapi kenangan indah dan pelajaran kedewasaan agar kita menjadi lebih baik di masa depannya. Dan jika entah kapan itu, ada sedikit kenangan tentang diriku terbesit dalam hati dan pikirannu, tersenyumlah. Karena saat itupun aku sedang merindukanmu.

Kisah Itu Memang Telah Berakhir, Tapi Apa yang Aku Dapat Darimu Tetap Kujadikan Bekal Hidupku

Rasa bahagia, rasa sakit, tertawa, menangis dan semua hal yang kamu ajarkan kepadaku, semua yang kita lewati, setiap pelajaran yang aku dapatkan dari kisah kita, akan menjadi bekal hidupku dalam menempuh hidup baru nantinya. Aku tidak akan menyalahkan kepergianmu dan berakhirnya kisah kita. Itu sudah takdir tapi aku tetap berterimakasih karena kamu telah membuatku lebih tahu dan lebih kuat.

Percayalah Tak Ada yang Aku sesali Dalam Kisah Itu. Toh Tuhan Sudah Memberikan Pengganti Yang Terbaik Dalam Hidupku

Jujur saja saat awal kamu pergi dalam hidupku aku memang menyunpahimu. Begitu membencimu dan menganggap kamu adalah orang yang begitu brengsek. Tapi setelah waktu menyembuhkan luka itu. Tuhan mengirimkan seseorang terbaik dalam hidupku. Aku mempelajari bahwa pertemuan kita memanglah tak sia sia. Kita memang tak berjodoh, oleh sebab itu kita di pisahkan. Dan kehadiranmu adalah sebagai pelajaran yang berharga bagiku.

Dan Kuharap Kamupun Tidak Menjadikan Kenangan Bersamaku Adalah Suatu Kepahitan Dan Kesalahan. Tersenyumlah Saat Mengingatku. karena Aku pun Merindukanmu Sebagai Teman Lama

Entah apa yang kamu pikirkan tentangku. Kamupun mungkin menganggapku hal yang buruk bagimu bahkan mungkin pula membenciku. Tapi ku harapkan. Semoga bukan itu yang ada dalam pikiranmu. Bukan kebencian ataupun kesakitan yang kamu ingat dariku. Tapi sebuah senyuman saat mungkin tak sengaja hatinu memikirkanku kembali. ingat Aku sebagai teman lama dalam hidupmu. Karena akupun kuga merindukanmu sebagai teman lama.

Dan Jika Waktu Mencoba Mempertemukan Kita Kembali. Mari Kita Berkenalan Kembali Layaknya seorang Sahabat Tanpa Sedikitpun Melukai Pasangan Kita.

Menjadi seorang manatn itu termauk hal yang menyusahkan bukan. Saat ada keinginan untuk menjalin suatu sillaturahmi, banyak yang akan berpikir negatif. Baik teman maupun pasangan baru kita nantinya. Jadi saat waktu seandainya mempertemukan kembali. Mari cukup menyapa sebagai kawan lama tanpa melukai sedikitpun pasangan kita masing masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...