Langsung ke konten utama

Yang Terbaik Bukan Dia Yang Datang Dengan Kelebihannya Tapi Yang Tidak Pergi Karena Kekurangan Kita

Cinta yang terbaik adalah cinta yang tidak hanya mampu memberi, memperjuangkan dan mengenal kita semata. Tapi cinta yang mampu menerima. Menerima kelemahan dan kekurangan. Bahkan menjadikannya kekuatan baru untuk membuat hubungan menjadi lebih kuat dan langgeng.

Karena Semua Orang Pasti Memperlihatkan Dan Memperjuangkan. Tapi Tak Semuanya menerima Kekurangan Kita

Saat seseorang masuk dalam hidup dan ingin hinggap dalam hati. Yang pasti dilakukannya adalah lebih mengenal dan memperjuangkan kita. Dia akan menunjukkan banyak kelebihannya untuk membuat kita yakin dan percaya. Namun seiring waktu saat seseorang itu mengetahui kekurangan dan kelemahan kita. Tak semua dari mereka akan bertahan. Hanya cinta yang sebenarnya dan jodoh Allah lah yang akan bertahan dan menerima kita apa adanya.

Memulai Hubungan itu Mudah. Tapi Mempertahankannya Dengan Menerima Pasangan Apa Adanya Adalah Yang Tersulit.

Membuat hubungan di awal bukanlah perkara yang sulit. Cukup dapatkan kepercayaan seseorang maka kamu akan berhasil masuk dalam hatiny. Namun setelah hubungan terjalin. Rasa bosan, mengeluh atas kekurangan pasangan, dan kurang menerima pasangan apa adanya yang membuat hubungan retak dan hancur.

Hubungan Bukan Sekedar Saling Memperjuangkan. Tapi Saling Menerima. Bahkan Menguatkan Setiap Kelemahan Itu

Bukan mengeluh yang harusnya kamu lakukan dalam hubunganmu. Tapi cobalah untuk menerimanya. Tidak hanya sekedar menerima. Tapi juga menjadikan kelemahan dan kekurangan pasangan sebagai kekuatan baru dan mengubahnya menjadi lebih baik.

Dan Jodoh harusnya Saling Melengkapi Dan Menguatkan. Bukannya Menjudge Kekurangan Pasangan

Sebelum menjalin hubungan. Kamu harus mengerti bahwa semua orang pasti punya kekurangan dan kelebihan. Jangan hanya pandai menuunjukkan kelebihan tapi lupa menerima kekurangan pasangan. Lengkapilah kekurangannya. Karena diapun akan melengkapimu dengan kelebihannya. Jadikanlah hubungan sebagai jalan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...