Langsung ke konten utama

Cara Terbaik Untuk Melupakan Sakit Hati Yaitu Dengan Mengikhlaskan Dan Memaafkannya Sebaik Mungkin

Jika hari ini hatimu masih terluka, jika kamu masih merasakan dan mengingat bagaimana sakitnya dikhianati, maka yang perlu kamu lakukan bukan melupakannya apalagi melampiaskannya. Cobalah untuk mengikhlaskan dan memaafkan, baik dirinya ataupun dirimu sendiri yang menyimpan kebencian dalam hatimu. Meskipun sulit memang mengikhlaskan dan memaafkan, yakinlah saat kamu sungguh sungguh ingin melakukannya, maka akan banyak pertolongan dan kebahagiaan yang akan membuatmu lupa pada sakit itu.

Ikhlaskan Saja, Agar Kamu Bisa Merasakan Bahwa Dunia Ini Luas dan Masih Banyak Cinta Yang Lebih Baik 

Ikhlas Ikhlas Ikhlas, bahkan sesulit apapun itu harus dilakukan, tetaplah berusaha. bukan dengan memaksa diri untuk melupakan rasa sakit yang ada, tapi dengan lebih membuka hati menerima yang baru dalam hidup. Dengan ikhlas apapun yang terjadi di masa lalumu, maka kamu akan lebih legowo dan merasakan banyak cinta yang lebih baik yang bisa kamu dapatkan.

Tidak Hanya Memaafkan Orang Yang Telah Membuatmu Sakit Hati, Tapi Juga Memaafkan Hatimu Sendiri Karena Menyimpan Kebencian

Sebelum kamu berusaha memaafkan kesalahan orang lain, cobalah untuk memaafkan dirimu sendiri dengan meredam kebencian dalam hatimu. lapangkanlah dadamu terlebih dahulu dan sadar bahwa dalam kehidupan rasa sakit dan kesedihan itu ada. Namun, tak semestinya membuat kita terpuruk dan menyerah. Barulah kamu memaafkan orang lain yang menyakitimu, bahkan saat kamu berhasil memaafkan dirimu sendiri, tanpa kamu sadari, kamupun telah memaafkan dirinya.

Sakit Hati Bukan Untuk DiLupakan, Tapi Untuk Dijadikan Pelajaran Yang Bermakna Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik

Kita sadar bahwa dengan adanya rasa sakit yang kita hadapi, maka sekaligus akan menjadi kita lebih kuat dan dewasa. jadi jangan menyerah hanya karena ada rasa sakit yang harus kamu rasakan. Tidak perlu memaksakan diri untuk melupakannya, yang malah akan membuatmu semakin ingat. tapi cukup jadikan suatu pelajaran yang berharga dan jadikan itu sebagai pemacu semangat untuk membuktikan diri.

Ikhlas Dan Sabar, Juga Berusahalah Memaafkan, Jika Memang Kamu Tak Mampu Menanggung Sendirian, Ingat Ada Tuhan Yang Selalu Mendampingimu. 

Tidak hanya keluarga dan sahabat yang selalu setia menguatkanmu dan membuatmu menghilangkan rasa sakit yang kamu rasakan. Tapi Tuhanpun selalu ada untukmu dan mendampingimu. Jadi menangislah saat memang kamu ingin menangus atas rasa sakit yang kamu rasakan. Tumpahkan semuanya dalam doa doamu. Tapi tetaplah berusaha untuk mengikhlaskan, sabar dan memaafkan mereka. Dan cobalah merasakan, bahwa masih banyak cinta dan kebahagiaan yang sudah disiapkan untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...