Langsung ke konten utama

Laki Laki Yang Pantas Dijadikan Pasangan Hidup Adalah Dia Yang Tak Pintar Mengumbar Janji, Tapi Pandai Membuktikan Diri

Untuk para wanita yang masih galau menentukan pasangan yang tepat untuk menjadi pendamping hidup. Pilihlah dia (laki laki) yang tidak memperjuangkan cinta dengan sekedar berjanji dan berkata kata, tapi yang langsung membuktikan cintanya dengan menunjukkan bukti yang nyata. Jangan sampai hatimu lagi lagi tersakiti karena sering di PHP in dengan kata kata.

Karena Mulut Manusia Tak Bertulang Dia Bisa Mengatakan Dan Menjanjikan Apapun Tanpa Beban

Alasan utama kenapa kita tidak boleh 100 persen pada omongan dan janji doi, karena sekali lagi kita sadar bahwa mulut manusia yang tak bertulang bisa mengucpkan apapun tanpa ada rasa beban. Kalo dia memang orang yang serius dan memang bisa dipercaya, tapi tak pernah ada yang menjamin bagaimana masa depan itu. Jadi tetep harus hati hati dengan janji tanpa bukti.

Cinta Sejati Harusnya Menjadi Perjuangan Yang Mudah, Tanpa Di Embeli Janji Janji Palsu 

Jika memang jodoh, bagaimanapun caranya pasti akan dipersatukan, karena tidak hanya kamu dan dia yang berjuang, tapi dibantu dengan Tuhan dan seluruh alam. Jadi sebenarnya cinta sejati itu pasti cinta yang mudah untuk melakukan penyatuan. Bahkan kita tak bisa menghindarinya, karena seakan alam dan Tuhanpun membantu untuk mempersatukan. Jadi jika memang si dia cinta sejatimu, pastinya tidak perlu dengan banyak ngasih embel embel janji palsu belaka.

Laki Laki Yang Pantas Dijadikan Pasangan Hidup Bukan Di Lihat Dari Penampilan Apalagi Omongan. Tapi Dari Perjuangan Dan Bukti 

Laki laki itu harusnya berkomitmen bukan berjanji. Jika berjanji entah bagaimana kemungkinan akan dilupakan dan hilang begitu saja. Tapi jika sudah berkomitmen, khususnya dalam hubungan, apapun yang terjadi sebisa mungkin pasti mempertahankan. Sehingga seorang laki laki yang pantas menjadi pasangan hidup wanita, adalah dia yang bukan pandai ngomong dan berjanji manis, tapi bagaimana perjuangan, ketulusan dan bukti yang dia berikan untuk membuktikan cintanya.

Biasanya Tukang Obrol Janji Ujung Ujungnya Hilang Tanpa Bukti, Tapi Yang Langsung Hadir Dengan Bukti Adalah Yang Pasti Mencintai Dan Benar Benar Membahagiakan

Misal dalam kisah nyata, seseorang tiba tiba datang kerumahmu membawa ortu dan melamarmu sebagai pendamping hidupnya dan seseorang lagi yang tak pasti kapan datangnya dan hanya pandai mengucapkan janji. Tentunya mana yang lebih membahagiakan dan mana yang benar benar serius untuk mencintaimu. Jadi sebesar apapun cintamu pada si obral janji, jangan biarkan hatimu terus terluka karena seringnya di PHP in sama dia. Bahagiakan dirimu dengan seseorang yang tepat yang mencintaimu dan bisa membahagiakanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...