Langsung ke konten utama

Sudahkah Kamu Menjadi Menantu Yang Pantas Dan Ideal Untuk Mertuamu?

Dalam menjalin suatu hubungan, bukan hanya kepada pasangan saja yang harus kita perjuangkan. tapi juga seluruh keluarga, khususnya orang tuanya. Karena bagaimanapun, jika memang hubungan dilandasi dengan keseriusan dan ingin sampai pelaminan, harus mendapatkan restu dari kedua orang tua. Hingga perjuangan menjadi yang terbaik di hadapan mertua harus lebih diutamakan daripada pasangan. Karena masih banyak sekali, pernikahan yang berasal dari perjodohan orang tua.

Menantu Yang Ideal Itu Seperti Apa? 

Ideal berarti pas dan pantas. Sesuai dengan keinginan baik dari segi bibit, bebet atau bobot. Dan namanya orang tua, pasti selalu ingin agar anak anaknya mendapatkan yang terbaik, apalagi dalam urusan rumah tangga, yang menjadi tempat bernaung anaknya kelak. Oleh sebab itu "ideal" tentunya mempunyai arti yang berbeda beda disetiap orang tua. hal ini yang menjadi tantangan buatmu dan keseriusanmu untuk lebih mengenal ke-ideal-an yang diinginkan oleh orang tuamu.

Menikah Itu Tidak Hanya Menikahi Satu Orang Tapi Seluruh Keluarganya

Meskipun janji pernikahan diucapkan oleh 2 orang yang berpasangan, tapi dikaitkan tidak hanya oleh pasangan, tapi oleh seluruh keluarganya. baik dari pengantin laki laki atau perempuan. Karena pernikahan, sama saja menyatukan keluarga yang awalnya tak saling mengenal, berbeda suku, ras, budaya, atau kewarganegaraan menjadi satu.

Ingat! Jaman Sekarang Pernikahan Karena Perjodohan Orang Tua Masih Trend. Dan Banyak Hubungan Hancur Karena Tak Mendapat Restu Kedua Orang Tua

Meskipun bukan lagi jaman Siti Purbaya, namun nyatanya pernikahan karena perjodohan masih banyak terjadi di masyarakat. entah dari kalangan atas bawah, ataupun beragama. Karena memang kebanyakan orang tua lebih yakin pilihannya akan lebih baik untuk anak anaknya. Dan sebagai anak yang berbakti, banyak dari mereka yang lebih memilih menuruti pilihan orang tua. Meskipun awalnya ada yang tak setuju, akhirnya pasti, akan pasrah dan menerima. Karena bagaimanapu restu orang tua sama dengan restu Tuhan. Sehingga banyak hubungan yang sudah berjalan, akhirnya terpisah karena restu Orang Tua.

Jadi Jangan Berpikir Hanya Untuk Menjadi Yang Terbaik Buat Pasanganmu. Justru Lebih Banyaklah Jadi Yang Terbaik Untuk Calon Mertuamu!

Modal cinta sudah bisa membuat pasangan kita jatuh hati dan tidak ingin berpisah, tapi bagaimana dengan orang tuanya? banyak hal yang harus kita lakukan untuk membuat mereka yakin pada kita. Yakin bahwa kita mampu membahagiakan dan menjaga anaknya kelak. Jadi jangan hanya fokus pada pasanganmu saat kamu memang serius menjalin hubungan dengannya. Tapi 2 kali lipat harus berjuang lebih banyak untuk membuktikan dirimu dihadapan mertuamu.

Dan Buktikan Bahwa Kamu Memang Menantu Ideal Untuk Mereka. Sama Seperti Kamu Yakinkan Dia, Lebih Banyak Yakinkan Kedua Orang Tuanya

Jika memang kamu serius dan tak pantang menyerah (plus) si dia memang jodohmu. Pasti meskipun awalnya mertuamu kurang 'sreg' sama kamu, akhirnya mereka pasti menyerah dan merestui hubungan. Apalagi tidak hanya dirimu sendiri, tapi juga pasanganmu turut membantu meyakinkan kedua orang tuanya.

Dan nanti setelah mendapatkan restu, buktikan bahwa kamu memang pantas dan ideal, dengan bersungguh sungguh dalam menjaga dan membahagiakan pasanganmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...