Langsung ke konten utama

Bukannya Ingin Menyerah Untuk Jatuh Cinta, Tapi Sekarang, Rasanya Sendiri Jauh Lebih Baik

Patah hati, kesedihan dan terluka, memang pasti akan disembuhkan, namun luka yang dialaminya, terkadang bisa membuat seseorang menyerah dan sedikit  trauma untuk menjalani hubungan baru. Oleh sebab itu diperlukan lebih banyak waktu untuk bisa merenungi semuanya sendirian, menyatukan keping keping hati yang terluka dan memulai menerima orang baru yang membahagiakan. Jadi hati ini hanya membutuhkan waktu, bukan menyerah untuk jatuh cinta, dan selama waktu itu diperlukan, maka sendiri dan fokus pada hal yang lainnya mungkin jauh lebih baik.

Memaafkan Saat Disakiti, Bisa Saja Diberikan, Tapi Lukanya Tetap Masih Membekas, Hingga Menimbulkan Kekhawatiran Saat Ingin Memulai Kisah Cinta Yang Baru 

Maaf untuk mereka yang telah menyakiti dan melukai, bisa diberikan dan berusaha untuk diikhlaskan. Tapi untuk menyatukan kembali kepingan hati yang remuk juga diperlukan waktu. Dan membersihkan bekas dan sisa sisa kenangan yang terasa semakin memburuk. Sehingga seseorang yang sudah terluka, akan ragu dan khawatir jika langsung memulai hubungan yang baru. Takut jika yang ditemukannya lagi lagi adalah orang yang salah, khawatir jika bukan kebahagiaan yang nantinya di dapatkan.

Tidak Mudah Menyatukan Kepingan Hati Yang Telah Tercecer Dan Melupakan Kenangan Yang Menyakitkan. Apalagi Untuk Memulai Lagi, Sesuatu Yang Belum Pasti Membahagiakan

Menyatukan kepingan hati yang tercerai berai dan menghilangkan kenangan yang menyakitkan bukan hal yang mudah. Apalagi mereka yang datang, meskipun mungkin lebih baik daripada sebelumnya, belum tentu membahagiakan dan tak ada kepastian yang jelas. Sehingga tidak mudah untuk memulai hubungan yang baru, saat hati masih ragu.

Rasa Sakitnya Mungkin Telah Berlalu, Tapi Kekhawatiran Pada Masa Depan Yang Tak Pasti Terasa Lebih Menakutkan, Sehingga Sendiri Adalah Pilihan Yang Terbaik

Bukan rasa sakit yang didapatkan dari masa lalu yang menjadi masalahnya. Tapi keraguan pada masa depan yang tak pasti, karena takut akan merasakan luka yang sama. Sehingga seseorang terkadang memilih sendiri dahulu untuk menyembuhkan diri dan hatinya dari dalam. Mereka bukan menyerah untuk menemukan seseorang yang spesial, tapi membutuhkan lebih banyak waktu sendiri untuk menenangkan diri, intropeksi diri dan menemukan solusi terbaik dalam hidupnya.

Sendiri, Bukan Berarti Sendirian, Tapi Bukan Lagi Memfokuskan Dan Membiarkan Hati Terluka. Tapi Berusaha Untuk Membahagiakan Diri Sendiri Dan Orang Orang Disekitarnya 

Seseorang memilih untuk sendiri terlebih dahulu, bukan berarti lalu meratapi kesedihannya dalam kesendirian, tapi mengalihkan fokusnya untuk membahagiakan orang orang terpenting dalam hidupnya, memperbaiki karir, masa depan dan dirinya sendiri. Sehingga semua luka yang di dapatkan dari masa lalu, dapat teralih fokuskan, dan dengan sendirinya hatinya yang luka akan sembuh dengan sendirinya.

Jadi Teruslah Untuk Tetap Memberikan Cinta Dan Kebahagiaan Pada Mereka Yang Sedang Terluka Dan Patah Hati, Cintamu Akan Menyembuhkan Mereka Dari Dalam. Percayalah Mereka Bukan Sedang Menyerah Pada Cinta, Tapi Berusaha Untuk Menyembuhkan Lukanya

Saat kamu menyukai, jatuh cinta pada seseorang yang sedang terluka hatinya, sama saja, perjuanganmu akan jauh lebih besar, karena sebelum kamu mendapatkan hatinya, maka kamu harus berusaha menyembuhkan lukanya. Berikan cinta dan kebahagiaan untuk menyembuhkan lukanya dari dalam. Percayalah mereka sebenarnya menghargai cintamu dan tidak menyerah untuk jatuh cinta. Tapi hanya membutuhkan waktu untuk tidak lagi memikirkan soal cinta dan fokus pada hidupnya. Dan nanti saat kamu mendapatkan cinta dan kepercayaannya, jagalah dengan baik dan jangan membuat luka baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...