Langsung ke konten utama

Kamu Boleh Berharap, Kamu Boleh Menunggu, Tapi Kamu Tahu Apa Yang Terbaik Untukmu Dan Kapan Tepatnya Untuk Berhenti

Tidak ada salahnya untuk tetap berharap, menunggu dan mencintai seseorang yang tidak punya kepastian, kapan dia datang dan membawa kebahagiaan dalam hidupmu. Kamu bisa menunggu dan berharap semampumu. Tapi yang perlu kamu ingat, selama apapun nantinya kamu harus menunggu. kamu harus menyadari apa yang terbaik dan yang terpenting kamu kamu lakukan. Jangan biarkan hatimu tersakiti dan terlalu kecewa pada harapan yang tak nyata. Jika memang saatnya harus berhenti, maka bijaklah untuk mulai mundur demi kebaikanmu.

Kamu Sudah Berjuang Dan Menunjukkan Kesetianmu Dengan Percaya Pada Ketidak Pastian Yang Dia Berikan, Tapi Bukan Berarti Kamu Harus Menghancurkan Dirimu Sendiri, Saat Harapan Itu Menjadi Tak Nyata

Yang terpenting dalam hubungan itu, kamu sudah berusaha semampumu untuk menunjukkan perjuangan dan kesetiaanmu, meskipun belum ada kepastian dari seseorang yang kamu tunggu. Kamu tidak perlu memaksakan diri, dan cukup memasrahkannya hanya pada Tuhanmu saja, yakinlah jika memang dia adalah takdirmu, penantianmu tidak akan sia sia. Dan jika memang dia bukan akhir dari pencarianmu, berpikir untuk berhenti daripada menghancurkan dirimu sendiri.

Menunggu pun Ada Batasnya, Bukan Karena Tidak Setia, Tapi Kamu Sadar Bahwa Masih Banyak Orang Yang Sedang Berharap Padamu.

Ingatlah orang tuamu dan keluargamu yang tak pernah henti untuk memperjuangkan kebahagiaanmu. Kamu bisa menunggu selama mungkin yang kamu mampu, tapi semua itu pasti ada batasnya. Jangan berpikir karena kamu harus berhenti, lalu kamu menganggap bahwa dirimu tak setia. Justru kamu sadar bahwa banyak orang lain yang juga berharap padamu, jangan sampai kamu mengecewakan mereka dan membuat mereka terluka.

Kamu Menyadari Apa Apa Yang Terbaik Untukmu, Jika Cinta Tak Pasti Hanya Akan Membuatmu Bimbang, Menghancurkanmu Secara Perlahan, Lalu Buat Apa? Sudah Saatnya Kamu Harus Bisa Menjaga Hatimu Agar Tidak Terluka

Tidak ada yang tahu apa yang terbaik dan membahagiakanmu selain dirimu sendiri dan Tuhan, mungkin sekarang menunggu dan berharap padanya adalah suatu kebahagiaan untukmu. Namun lamanya waktu, nantinya akan membuatmu bosan dan mulai berpikir bagaimana untuk tetap menjaga hatimu agar tidak terluka. Apalagi tak pernah ada yang menjamin apakah harapanmu hanya menjadi sekedar harapan atau kenyataan. sehingga penting untukmu membentengi dirimu dan hatimu dari perasaan terluka, kecewa dan terjatuh terlalu dalam.

Bijaklah Dalam Menentukan Pilihan, Bukan Hanya Mengikuti Nafsu Memiliki Dia Yang Kamu Harapkan, Jangan Biarkan Cinta Yang Tulus Malah Berubah Menjadi Benci Karena Kekecewaan.

Kita punya banyak pilihan, lalu kita memilih untuk menunggu dan tetap berharap pada keyakinan yang kita miliki. Itu bukan menjadi suatu masalah, yang menjadi masalah adalah ketika keinginan untuk memiliki dia yang diharapkan berubah menjadi suatu nafsu menghalalkan segala cara, ketika cinta yang tulus berubah menjadi rasa benci. Hingga sampai meninggalkan cita cita dan tidak memperdulikan orang orang yang menyayangi di sekitar kita. Jangan pernah biarkan cinta yang awalnya tulus, perasaan setia, berubah menjadi kebencian yang berkepanjangan karena rasa kecewa saat harapan itu tak menjadi nyata.

Apalagi Jika Tuhan Mengirimkan Seseorang Yang Lebih Baik Dalam Hidupmu, Kamu Boleh Tetap Menunggu, Tapi Kamu Tahu Kapan Saat Yang Tepat Untuk Berhenti

Hidupmu terlalu berharga untuk kamu sia siakan, banyak hal yang harus kamu lakukan untuk meraih mimpi dan masa depan. Jangan habiskan waktu yang tak akan pernah terulang kembali dengan hanya menunggu, meratapi dan menangisi seseorang yang tak pasti. Tuhan begitu baik, Dia pun akan mengirimkan seseorang yang lebih baik dalam hidupmu, Dan jika kamu merasa ingin tetap menunggu, kamu harus tahu kapan saat yang tepat untuk berhenti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...