Langsung ke konten utama

Karena Bertahan Meski Dalam Kesakitan Itu Lebih Membahagiakan Daripada Berjalan Sendirian

Aku hanya tidak ingin merasa sendiri, aku tidak mau merasa kesepian. Meskipun bertahan dengan dirinya memang lebih banyak menyakitkan, tapi setidaknya aku tetap punya sandaran. Aku tetap bisa memegang tangan seseorang dan aku tetap merasa dicintai. Meskipun hanya sedikit.

Aku Percaya Seiring Dengan Waktu Dia Pasti Berubah Menjadi Lebih Baik.

Kepercayaanku bahwa cinta tulusku mampu mengubahnya tidak akan pernah pudar, biarlah jika ada orang lain yang melihat aku bodoh untuk tetap bertahan dengan dia yang hanya menyakitiku. Tapi aku selalu percaya bahwa kesedihanku akan berakhir. Dan kebahagiaanku bersamanya akan terwujud.

Keburukannya Bukan Alasan Untuk Meninggalkannya. Karena Aku Mencintainya Hingga Sisi Terburuknya

Aku mencintai segala hal darinya, bahkan semua keburukan yang dia miliki yang memang sering menyakitiku. Tapi aku selalu berusaha menerima dia apa adanya dan tetap bertahan. Bagiku tidak ada alasan untuk meninggalkannya.

Toh, Asalkan Dia Tetap Bersamaku, Tetap Berada Disisiku. Aku Masih Sanggup Berjuang Sendirian Sekarang.

Yang kutahu sekarang adalah dia milikku dan itu sudah cukup menjadi alasan untuk tetap berjuang untuknya. Bahkan jika aku harus berjuang sendiroan, aku akan melakukannya sebaik mungkin. Selama dia tetap berada di sisiku. Itu sudah begitu membahagiakanku.

Mungkin Memang Cintaku Sudah Buta, Karena Aku Lebih Tidak Sanggup Kehilangan Dirinya Dan Merasa Sendiri. Oleh Sebab Itu Aku Tetap Bertahan Meskipun Dalam Kesakitan.

Meskipun seburuk apapun dirinya sekarang, dialah yang merengkuhku dari kesendirian. Dia yang pertama memberi harapan kebahagiaan bahkan meskipun itu belum terwujud. Dia yang tetap berada disisiku dan yang memberi alasan untukku berjuang. Jadi mana mungkin aku akan sanggup kehilangannya dan lagi merasakan kesepian sendiri. Meskipun bertahan dengan dirinya harus dalam kesakitan. Aku yakin cinta tulusku akan mampu menyentuhnya dan merubahnya menjadi lebih baik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...