Langsung ke konten utama

Sesakit Apapun Melepaskan, Percayalah Tuhan Pasti Akan Ganti Dengan Yang Lebih Baik

Melepaskan seseorang yang sangat kita harapkan dalam hidup memang bukan masalah yang mudah dan sepele begitu saja. Bukan saja kenangan yang belum bisa menghilang hingga menjadi lebih menyakitkan, tapi juga mungkin ada perasaan susah ikhlas dalam hati, karena merasa sudah berjuang begitu banyak namun disia siakan. Sehingga melepaskan pasti terasa begitu sakit, hingga butuh waktu yang tak sebentar untuk menyembuhkannya. Namun meskipun melepaskan terasa begitu sulit dan sakit, percayalah ini juga merupakan ujian yang diberikan Tuhan kepada kamu, dan pasti apapun yang menghilang dan pergi, akan diganti dengan seseorang yang lebih baik.


Melepaskan Seseorang Memang Sakit Dan Sulit, Saat Kita Berusaha Keras Untuk Melupakannya, Justru Kenangan Bersamanya Lebih Sering Muncul dan Menyakitkan

Melepaskan memang hal yang tak mudah, kita berusaha untuk ikhlas dalam melepaskannya, berusaha melupakan semua tentang dirinya. Namun bukannya bisa lepas dan bisa move on, malahan saat kita lebih banyak menekan diri kita untuk melupakannya, justru semakin banyak kenangan tentang dirinya yang muncul dalam kehidupan kita. Dan kenangan kenangan yang seharusnya manis itu, justru berubah menjadi menyesakkan yang membuat kita sulit untuk lebih mengikhlaskannya.

Melepaskan Seseorang Itu Sangat Sakit, Karena Kita Harus Menerima, Bahwa Semua Perjuangan Yang Kita Lakukan, Semua Yang Kita Lakukan Untuk Membuatnya Bertahan Adalah Sia Sia

Lebih parahnya lagi, saat kita merasa rugi pada apapun yang kita lakukan dan kita berikan kepadanya. Semua perjuangan, kerja keras dan upaya yang lebih banyak mengorbankan diri kita sendiri hingga orang orang tersayang, ternyata tak mampu membuatnya bertahan. Melepaskannya akan terasa sangat sakit, saat kita merasa bahwa Tuhan tak adil dan dia begitu jahat, karena tidak bisa menghargai perjuangan kita.

Namun Sesulit Apapun Melepaskan Itu, Percayalah Selalu Ada Cara Untuk Benar Benar Ikhlas Dan Benar Benar Melepaskannya

Satu hal yang harus kita sadari, bahwa meskipun melepaskan itu sangat sulit, tapi saat kita mengisi hari hari pelepasan itu dengan suka cita, pasti kita bisa menyembuhkan hati dan mengikhlaskannya. Kita harus yakin bahwa sebelum pertemuan itu kita bisa menjalani hidup dengan baik baik saja, sama pula saat adanya perpisahan maka kitapun masih bisa menjalani kehidupan ini dengan lebih baik. Seiring dengan waktu pasti kita akan rela dengan perpisahan itu, bahkan tidak lagi merisaukannya, karena adanya banyak cinta yang menyembuhkan hati kita.

Apalagi Saat Ada Yang Hilang Dan Pergi, Tuhan Pasti Mengirim Yang Lebih Baik Untuk Kita. Bukan Hanya Sebagai Pengobat Dari Rasa Sakit Yang Kita Alami. Tapi Mungkin Benar Benar Sebagai Akhir Dari Pencarian

Meskipun pernah dilukai, tapi rasanya tak adil, jika kamu lalu menjudge semua orang sama sama akan melukaimu, sehingga kamu takut untuk memulai hubungan baru. Karena setiap hubungan pasti punya resiko, bahagia dan luka, tinggal bagaimana kita lebih menyikapinya dengan dewasa. Jadi jangan takut untuk membuka hatimu dan merasakan cinta yang baru. Bukan hanya cinta dari seseorang tapi juga cinta dari orang orang yang menyayangimu. Perlahan luka dari kehilangan itu pasti tersembuhkan, dan percayalah, yang datang pasti lebih baik untukmu. Seseorang yang terbaik yang tidak hanya mengobati luka hatimu, tapi mungkin saja menjadi akhir dari penantianmu.

Yang Perlu Kamu Lakukan Adalah Mengambil Pelajaran Dari Perpisahan Yang Sulit, Menjadi Lebih Baik Dan Lebih Dewasa, Percayalah Ganti Tuhan Selalu Yang Terbaik 

Melepaskan bukan untuk ditangisi, perpisahan bukan untuk disesali. Karena segala pertemuan dan perpisahan pasti mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita, pertemuan dengan orang yang salah, pertemuan dengan orang yang baik tapi bukan jodoh kita. Pasti mengubah kita menjadi seseorang yang lebih baru, lebih baik hingga lebih dewa. Jadi meskipun melepaskan itu memang sulit dan sakit. Percayalah Tuhan akan memberikan seseorang yang lebih baik. dan kamu pasti bisa move on dengan bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...