Langsung ke konten utama

Aku Pasrahkan Cintaku Pada Tuhanku. Dan Biarkan Dia Memutuskan Akhirnya. Aku Hanya Yakin Aku Akan Bahagia

Hati dan pikiranku sudah terlalu sesak dan sulit untuk menjalin sebuah cinta. Semua rasa sakit, perjuangan sia sia, pengkhianatan perpisahan yang menyisakan air mata. Membuatku ingin melepaskan semuanya. Dan disinilah aku berada, dihadapanMu, di keharibaanMu. Untuk menyerahkan semua rasa cinta, semua sakit yang tersisa. Dengan penuh linangan air mata. Aku mohon, janga lagi cinta yang salah. Berikan aku kebahagiaan, berikan aku cinta yang nyata.


Dalam Sujudku Aku Berdoa, Lewat Isakan Tangis, Kuceritakan Pada Tuhanku, Bagaimana Hati Terluka, Mendendam Dan Takut Untuk Memulai Cinta Yang Baru

Di Malam yang dingin, saat semua orang terlelap dalam tidurnya, disanalah aku menangis. Menangisi semua takdir yang harus kulewati. Menyesal, namun aku tahu aku tak bisa apa apa untuk merubahnya kembali. Di Malam dan kesunyian itu, aku utarakan semua pahit dan manisnya hidupku. Memohon ampun atas rasa benci yang muncul dalam hati. Dan menyerahkan semua rasa yang tersisa dalam doaku. Kuceritakan bagaimana aku terlalu takut untuk memulai sebuah cinta yang baru, aku tak ingin berharap lagi pada orang yang salah. Dan terkadang mengharapkan karma yang menyakitkan pada mereka yang menyakitiku.

Kuserahkan Dan Kupasrahkan Kembali Cinta Yang Dihadirkan Dalam Hatiku, Dan Tak Ingin Memintanya Sebelum Di Pertemukan Dengan Orang Yang Tepat Dalam Hidupku.

Aku tidak ingin menyalahkan siapapun dalam kisah cinta pahit yang harus aku teguk. Karena aku tahu, bahwa semua yang terjadi adalah kesalahanku, dan mungkin takdir yang memang harus aku lalui dalam hidupku. Sehingga kupasrahkan semua rasa sakit dan cinta yang tersisa. Sebisa mungkin jangan biarkan, luka itu jadi kebencian yang mendalam. Aku hanya ingin memulai kembali hidupku dan hanya meminta kembali cinta itu, saat aku benar benar bertemu dia yang terbaik.

Jadi Kupasrahkan Semua Cintaku. Biarlah Aku Bahagia Tanpa Batas, Tanpa Hubungan Ataupun Harapan Yang Tak Pasti

Bahagia Itu Tak Terbatas. Bukan hanya hubungan, kekayaan ataupun kemewahan yang membuat bahagia, terkadang hal sederhana, hingga membahagiakan orang lain, memberikan kepuasan yang begitu berharga. Sehingga aku ingin memasrahkan cinta itu dan memulai lembaran baru yang bahagia. Dengan memasrahkan cinta akan membuat hatiku jauh lebih tenang dan lebih damai untuk memulai kisah baru.

Hingga Aku Menemukan Seseorang Yang Tepat Untuk Menampung Hatiku. Maka Biarkanlah Cinta Itu Kutitipkan DiSisiMu

Bukan karena merasakan sakit yang begitu mendalam, aku tidak mau menemukan cinta yang baru. Hanya saja aku terlalu takut untuk memberikan hatiku lagi pada orang yang salah. Sehingga jangan pernah berikan cinta itu kembali padaku. Sebelum Tuhanku Menpertemukan Aku Dengan Cinta Yang Nyata, Jodoh Sejatiku.

Dan Apapun Keputusan Tuhanku, Aku Hanya Yakin Aku Pasti Akan Bahagia

Yang baik pasti akan bertemu dengan orang yang baik dan Tuhan menciptakan manusia berpasang pasanga. Semua keyakinan itu membuatku tetap semangat dan bisa berpikir positif setiap harinya. Aku yakin semua rasa sakit yang aku lewati, bagaimanapun takdir Tuhan. Akhirnya Aku pasti Bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...