Langsung ke konten utama

Mending Jadi Jomblo, Tapi Langsung Nikah. Daripada Pacaran Tapi Gak Nikah Nikah

Kadang bingung, apa sih yang dipikirkan oleh orang yang berpacaran selama bertahun tahun tapi gak nikah nikah. Jika ditanya selalu ada alasannya, entah belum siap, entah masalah finansial, atau alasan lainnya yang terasa kurang masuk akal. Padahal pacaran juga mengandung komitmen dan janji, yang seharusnya segera diseriuskan lewat pernikahan yang sakral. Jika diibaratkan pacaran yang g nikah nikah, itu seperti bikin anak.  Berani berbuat tapi g berani tanggung jawab. Berani Bilang Cinta, Tapi Gak Berani Lamar Ke Mertua.

Disisi lain, jadi jomblo meskipun akut terasa lebih terhormat daripada mereka yang diberi harapan yang tak pasti. Setidaknya jadi jomblo bisa fokus mengurus hal lainnya yang lebih penting daripada galau mikirin lamaran. Dan enaknya lagi jadi jomblo ada kemungkinan besar, langsung nikah tanpa pacaran lama lama.


Pacaran Tanpa Kepastian Itu Kayak Digantung. Yah Kalo Seminggu Sebulan Paling Lama Setahun. Kalo Digantung Seumur Hidup Gimana? 

Meskipun pacaran itu juga mengikatkan suatu hubungan, tapi jika diucapkan hanya lewat janji janji, hanya lewat kata manis. Sama sekali tak akan menjamin kelanggengan hubungan. Yang nikah aja bisa cerai meskipu  perceraiannya sulit. Apalagi yang masih pacaran? Hanya dengan kata putus, semua janji, semua perjuangan sudah tak ada artinya lagi. Lebih nyesek lagi jika g ada kata apa apa, tiba tiba menghilang begitu saja. Kamu sama saja sedang digantung seumur hidup, tanpa tahu pasti kapan si doi kembali.

Percayalah Jika Dia Menunda Nunda Menikahimu Dengan Alasan Apapun, Kamu Harus Siap Siap Sakit Hati. Karena Sudah Menjadi Tanda KetidakSeriusannya. 

Banyak banget program nikah gratis sekarang ini, nikah di KUA juga gratis. Lho yang penting kan syahnya, kalo resepsinya bisalah belakangan. Mentingin tabungan keluarga dulu. Ingat Jangan Nikah Karena Gengsi. Jadi jika alasan masalah finansial yang membuatnya tak kunjung melamar, maka itu adalah hal termunafik yang kamu dengar. Bukankah setidaknya dia punya pekerjaan, percayalah jika cinta asalkan cuma makan tahu tempe tetap nikmat disantap berdua.

Selain itu biasanya alasan belum siap ketemu mertua, atau alasan lainnya yang kadang gak wajar. Jika memang dia gak siap ketemu ortu kamu dan membuat komitmen, seharusnya dia juga g berani buat janji janji ke kamu.

Mending Jadi Jomblo Akut. Daripada Kamu Malu, Pacaran Bertahun Tahun, Udah Berjuang Banyak, Udah Ngasih Semua. Ee Ternyata Jodohnya Orang Lain 

Nyesek banget saat melihat orang yang sudah susah payah kita perjuangin, udah kita yakini jodoh kita bahkan udah memberikan segalanya ternyata bukan akhir dari pencarian. Mungkin jika kamu tak siap iman dan mental, bunuh diri dan gila adalah hal yang mungkin terjadi. Jadi lebih baik jadi jomblo saja. Setidaknya kamu tidak akan malu ataupun terluka berlebihan.

Lagipula Dengan Jadi Jomblo Kamu Lebih Banyak Memakai Waktu Untuk Memantaskan Diri. Sehingga Siapapun Yang Hadir Kemungkinan Akan Langsung Jadi Jodohmu

Jomblo itu suatu berkat, karena Tuhanmu tidak ingin kamu sampai terluka oleh orang orang brengsek. Selain itu pula waktu jomblo bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memantaskan diri, memperbaiki diri. Agar nanti saat kamu dipertemukan dengan orang yang spesial. Ternyata dia adalah jodoh sejatimu. Jadi lebih enakkan jomblo langsung nikah, daripada pacaran gak nikah nikah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...