Langsung ke konten utama

Meskipun Kamu Berubah, Biarpun Hatimu Goyah, Biarkan Aku Tetap Mencintaimu Dengan Caraku.

Tak pernah ada yang bisa menerka sebuah perubahan dan tak ada yang mencegah saat hatimu goyah. Yah, mungkin aku memang kecewa, cemburu hingga terluka. Tapi sayangnya, rasa cinta itu tetap ada dan membuatku bertahan untuk tetap mencintaimu. Biarkan saja, jangan mencegahnya, kamu mungkin bisa menolak atau menghempasnya, namun sebelum aku lelah, semua yang kamu lakukan untuk menyakitiku tidak akan merubah cintaku.


Mungkin Kamu Bisa Membuatku Terluka, Tapi Luka Itu Masih Belum Mampu Membuatku Berhenti Mencintaimu.

Perubahanmu memang tak menyenangkan untukku. Bahkan lebih menyesakkan. Seseorang yang dulu mencintai, memperjuangkan dan berusaha mendapatkan tempat dihatiku. Hari ini hatinya telah berubah, mungkin lelah, bosan atau sudah tak tertarik lagi. Namun sayangnya sebanyak apapun luka itu berusaha menyakitiku aku belum bisa berhenti mencintaimu.

Meskipun Kamu Sering Membuatku Cemburu, Percayalah Hatiku Sudah Mulai Kebal. Asalkan Kamu Masih Menjadi Milikku Itu Sudah Cukup

Yah, kamu memang bisa mengatakan bahwa mereka lebih dariku, entah lebih cantik, lebih tampan, kaya, penurut ataupun segala hal yang bisa kamu bandingkan. Aku akui, aku pasti cemburu dan kecewa. Tapi secemburu apapun aku denganmu, fakta bahwa kamu tetap menjadi milikku, itu sudah cukup mengobati rasa luka itu. Mungkin aku tinggal harus membuktikan bahwa akulah yang terbaik

Biarkan Aku Tetap Mencintaimu Dengan Caraku. Dengan Tetap Berharap Dan Bertahan

Saat dulu kamu berharap padaku. Biarkan sekarang aku yang berharap padamu dan tetap bertahan. Karena aku setidaknya ingin memperjuangkan cinta yang sudah terlanjur aku ijinkan masuk dan menempati ruang hatiku. Jadi biarkan aku tetap mencintaimu dengan caraku. Biarkan aku tetap menjadi yang terbaik untukmu.

Meskipun Kamu Hempaskan Cintaku, Kamu Abaikan, Kamu Tak Punya Hak Untuk Melarangku Mencintaimu. Hingga Aku Sendiri Lelah Dengan Semua Itu.

Memang hakmu untuk menolak apa yang aku perjuangkan. Kamu bisa saja mengabaikan ataupun menghempasnya begitu saja. Membuatku tampak sangat tak berarti. Tapi kamu tidak punya hak untuk melarangku mencintaimu. Menyebutmu dalam doaku. Dan terus bertahan untukmu.

Hingga Aku Sendiri Yang Memilih Pergi Karena Lelah Atau Kamu Yang Ku Percaya Bisa Berubah

Kamu membuatku cemburu, aku akan berusaha untuk tegar, kamu membuatku terluka. Aku akan tetap bertahan dan percaya. Karena itulah caraku mencintaimu. Dan jangan paksa aku pergi, karena kamu tak akan pernah bisa. Jadi biarkan aku berjuang hingga aku merasa lelah atau hingga harapanku menjadi nyata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...