Langsung ke konten utama

Jatuh Cinta Pun Harus Punya Etika, Karena Wanita Yang Baik Tidak Akan Mendekati Pria Milik Wanita Lainnya


Jangan jadikan cinta yang suci sebagai alasan untuk kamu bisa merebut pasangan orang lain. Karena sejatinya cinta itu suci, sederhana dan membahagiakan. bukannya malah meninggalkan luka. Yang ada mungkin hanyalah nafsu dan keinginan untuk memilikimu yang tidak baik. Sehingga saat kamu berusaha merebut seseorang yang sudah jadi pasangan orang lain, kamu lupa kamu sama saja sedang menghinakan dan merendahkan dirimu sendiri.

Jatuh Cinta Memang Bisa Kapan Saja, Dimana Saja Dan Kepada Siapa Saja. Tapi Bukan Berarti Kamu Bisa Mengkambing Hitamkan Cinta Atas Perasaan dan Perbuatanmu Yang Salah. 

Cinta memang buta, dia bisa menyerang siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Namun sebagai pemilik dan pemberi cinta, kamu tetap memiliki kuasa atas dirimu sendiri untuk mengendalikan perasaan cinta yang kamu punya. jika kamu gagal dalam mengendalikannya, maka cinta itu bukan lagi jadi cinta. tapi hanyalah nafsu memiliki yang sesaat. Jadi jangan Mengkambing hitamkan cinta atas egomu untuk memiliki apa yang seharusnya bukan jadi milikmu.

Bahkan Saat Jatuh Cintapun Kamu Harusnya Tidak Meninggalkan Luka Pada Hati Wanita Lain Yang Lebih Berhak Darimu

'Apalah daya, ketika virus cinta menyerang maka seakan hati dan pikiran sudah tak lagi punya akal', mungkin itu pembelaan yang akan kamu katakan saat dirimu terpojok atas perbuatan salah yang telah kamu lakukan. Padahal manusia dikaruniakan hati dan akal pikiran untuk berpikir, untuk berinteraksi, untuk merasakan cinta dan belas kasih pada orang lain dan tentunya untuk membedakan statusnya dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Jadi jika kamu merasa cintamu  membuatmu tak lagi berakal untuk bisa menyakiti hati wanita lain yang lebih berhak, maka sama saja kamu sedang merendahkan dirimu sebagai seorang manusia.

Ingat Karma Itu Selalu Mengintaimu. Nasib Orang Bisa Berubah ubah. Dan Hanya Tuhan Yang Bisa Membolak-balikkan Hati Manusia

Awalnya kamu mungkin merasa senang dan bangga karena merasa 'lebih baik' sehingga mampu merebut seseorang yang seharusnya menjadi milik wanita lain. Namun siapakah yang akan menjamin kebahagiaan itu akan berlangsung lama? karena setiap perbuatan pasti ada balasannya. Air mata yang tertumpah pasti akan terbayar, dan karma akan mengintai kamu setiap saat. Bisa jadi hati laki laki yang dulunya mencintaimu, lebih memilihmu di bolak balikkan sehingga membuatnya akhirnya mencampakkanmu, seperti dia yang telah mencampakkan wanita yang telah menemani dan memperjuangkannya dulu.

Karena Hati Wanita Baik Itu Lembut Dan Tidak Akan Mampu Tega Menyakiti Hati Orang Lain, Apalagi Wanita Seperti Dirinya. Setidaknya Dia Akan Berpikir Bagaimana Nasibnya Atau Orang Yang Disayanginya Berada Dalam Posisi Wanita Tersebut

Pelakor itu pasti bukan wanita yang baik, karena mereka hanyalah orang orang yang sudah mati hatinya sehingga tidak mampu merasakan tangis dan ratapan wanita lain yang ditinggalkan. Mereka tidak peduli dan khawatir pada dirinya sendiri atau orang disekitarnya yang bisa saja mendapat ganjaran karma yang serupa. Mereka yang hanya memikirkan kebahagiaan dirinya sendiri, padahal membahagiakan orang lain adalah suatu akhlak yang mulia. sebagaimana kita selalu diajari untuk lebih banyak mengalah, berusaha untuk memikirkan kepentingan orang lain daripada diri sendiri. Maka sudah pasti Pelakon atau wanita yang berusaha merebut milik orang lain adalah wanita yang tak baik.

Bukan Berarti Kamu Tak Boleh Jatuh Cinta. Hanya Saja Kendalikan Cintamu. Jika Masih Ada Yang Single Dan Lebih Baik, Maka Utamakan lah. Lagipula Jodoh Sudah Ditentukan Oleh Tuhan.

Memang cinta itu sulit dikendalikan apalagi saat rindu hingga rasa cemburu bercampur iri merasuk ke dalam hati. Tapi bukan berarti lalu kamu harus memperjuangkan cinta seseorang yang salah. Hingga malah membawa penyesalan pada dirimu sendiri akhirnya nanti. Kamu cantik, muda, single dan memiliki agama sebagai panutan hidupmu. Maka pilihlah dan utamakan pula laki laki yang baik, bertanggung jawab dan utamanya masih single sebagai incaran hatimu. Dan kembali pasrahkan saja semua kepada Tuhan yang Maha Esa. Dia yang Maha Tahu yang Terbaik Untukmu. tapi yang jelas jika si pria yang kamu suka ternyata punya seseorang yang lebih berhak kepadanya. Maka kamu harus bisa mengikhlaskannya dan mencari laki laki lain yang lebih baik .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...