Langsung ke konten utama

Lebih Baik Kita Jadi Orang Asing Saja, Karena Aku Tidak Mungkin Bisa Berteman Dengan Orang Yang Aku Suka


"Aku sudah bekerja keras mengendalikan perasaan ini, aku sudah berusaha untuk tak punya harapan apa apa kepadamu. Tapi semakin aku dekat entah bagaimana perasaan ini semakin kuat. semakin aku akrab denganmu, harapan harapan itu seakan muncul. Sehingga aku merasa tidak mungkin bisa menjadi temanmu, tidak mungkin bisa akrab padamu. Padahal, aku tak memiliki hak apapun dan tidak seharusnya merasa cemburu pada dia yang kini jadi kekasihmu. Jadi lebih baik kita jadi orang asing saja, kita tak saling mengenal seperti awal aku mengenalmu saja. Agar hatiku tak lagi terluka, agar kamu pun bisa menjalin hubunganmu dengan lebih nyaman dengan dia.

Aku Juga Ingin Jadi Mereka Yang Bisa Akrab Denganmu Tanpa Beban. Tapi Aku Tidak Mau Perasaan Yang Tak Seharusnya Ada Itu Masuk Lebih Dalam Ke Hatiku

Jika melihatmu bersama teman temanmu yang lain, tentu saja aku juga ingin seperti itu. Bisa tertawa bersamamu dengan lepas, Bisa lebih dekat denganmu dan bisa pula mengenal dirimu lebih jauh. Tapi entah bagaimana, saat aku berusaha bersikap biasa aja di depanmu. saat aku berusaha untuk sekedar menganggapmu teman seperti lainnya. Dalam hatiku rasa ingin dekat dengan mu juga lebih kuat. Jadi tak mungkin rasanya aku bisa benar benar lepas dan tertawa bersamamu. Aku punya perasaan yang kusimpan diam diam dalam hatiku.

Apalagi Saat Kamu Sudah Memiliki Kekasih Hati, Perasaan Ini Bukannya Menyenangkan Tapi Juga Menyiksaku Perlahan 

Memiliki rasa cemburu, tapi tak punya hak untuk cemburu. Memiliki rasa iri dan kesal, tapi aku sangat dan jelas menyadari posisiku. Semua hal itu jujur saja menyiksaku, membuatku tak bisa fokus pada hal yang seharusnya aku lakukan. Malah aku mulai takut pada diriku sendiri yang seharusnya tak punya harapan dan doa yang buruk untukmu. Aku tahu kamu bahagia dengan dia, Aku tahu dia bisa membuatmu tersenyum. dan melihatmu bahagia sudah membuatku cukup senang. dan Mungkin cukup rela untuk melepaskan dan mengikhlaskan perasaan itu.

Sayangnya Aku Pun Bukan Orang Yang Pandai Menyembunyikan Perasaanku. Aku Bukan Orang Bisa Benar Benar Mengendalikan Ego Dan Perasaanku. Dalam Hatiku Tetap Ada Perasaan Untuk Memilikimu

Aku tidak ingin berbohong soal perasaanku sendiri. Aku pun sama seperti dia ataupun mereka yang punya harapan bersamamu dan ingin memilikimu seutuhnya. Apalagi aku bukan orang yang pandai menyembunyikan perasaanku sendiri dan tidak bisa mengendalikan perasaan yang aku punya. Jadi daripada aku semakin terluka dan punya pikiran buruk untukmu. Lebih baik kita jadi orang asing saja.

Karena Bersamamu Mungkin hanya Mimpi Dan Harapan Yang Tak Mungkin Terjadi. Padahal, Jika Saja Perasaan Itu Tak Ada Kita Mungkin Bisa Jadi Sebatas Teman Baik. 

Bukan inginku untuk punya perasaan ituu. Aku pun tak tahu bagaimana mungkin perasaan itu bisa hadir dalam hatiku. Jika aku bisa memilih, aku ingin membuangnya sejauh mungkin dan ingin hanya menjadi sekedar teman biasamu saja. Benar benar teman tanpa ada rasa cemburu apalagi keinginan untuk memiliki. Aku pun tak ingin melukai hati dia yang jadi kekasihmu ataupun membuatmu merasa tidak nyaman dengan itu. Dan lebih penting lagi, aku juga ingin melindungi diriku dari rasa terluka karena aku sadar harapan itu tak akan jadi nyata. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...