Langsung ke konten utama

Percayalah Ada Damai Saat Kamu Mampu Memaafkan Dan Ada Sakit Jika Kamu Terus Menyimpan Luka


Memaafkan itu adalah simbol kedamaian. Baik kedamaian dalam hati maupun kedamaian dalam hidup. Sehingga saat kamu sungguh sungguh telah mampu memaafkan mereka yang pernah menyakitimu, kamu akan lebih fokus dalam hidupmu, lebih tenang dalam menjalani harimu. Bahkan senyummu jauh lebih indah dan merekah.

Luka Di Masa Lalu Memang Tak Bisa Dicegah Untuk Tak Terjadi. Tapi Bukan Berarti Tak Bisa Hilang Seiring Dengan Waktu Yang Berjalan 

'Mau dikata bagaimana lagi' kita tak mungkin menghindar untuk tidak bertemu dengan orang orang yang datang dan menyakiti. Sehingga luka, sakit hingga dendam yang kita rasakan kemudian tak bisa untuk dicegah. Namun percayalah selalu ada kebahagiaan ketika kita sabar menghadapi rasa sakit itu. Dan pastinya seiring dengan banyak kebahagiaan yang hadir. Rasa sakit, luka dan dendam akan mulai terhapus oleh waktu.

Mulailah Dengan Berusaha Memaafkan Dirimu Sendiri Yang Menyimpan Dendam. Baru Memaafkan Mereka yang Pernah Menyakitimu 

Yang tersulit bukanlah memberi maaf orang orang itu, tapi memaafkan dirimu sendiri karena menyimpan rasa dendam yang bisa berujung pada rasa iri dan dengki kemudian. Jadi mulailah maafkan dirimu sendiri dengan mengisi hati dan jiwamu dengan hal positif dan rasa syukur atas berbagai kebahagiaan lain yang Tuhan berikan. Dengan begitu pasti akan lebih mudah memaafkan Mereka nantinya.

Percayalah Memaafkan Akan Membawamu Pada Kebahagiaan Yang Hakiki Sedangkan Menyimpan Dendam Akan Menghancurkanmu

Cobalah renungkan dengan pikiran yang lebih dingin dan matang. Apa yang kamu dapatkan dari menyimpan dendam itu. Dan toh, kepuasan seperti apa yang kamu dapatkan jika seandainya dendam yang kamu miliki dapat terbalaskan. Padahal kamu masih punya banyak waktu dan kesempatan untuk memperbaiki diri dan hidupmu. Menemukan kebahagiaan yang membuatmu lebih utuh dan bahagia. Justru seringnya saat kamu terlalu fokus pada luka itu yang ada malah membuatmu lebih merasa sakit. Jadi bebaskanlah dirimu. Percayalah Tuhan Maha Adil dan setiap perbuatan pasti ada balasannya sendiri.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...