Langsung ke konten utama

Tips Move On Sukses, Pertama Pastikan Berhenti Stalking Sosmed Mantan


'Mantan udah mati belum ya?'
'Mantan udah kena karma sambil menyesal gak ya'
'Pacar barunya kayak gimana sih, palingan gak lebih baik dari aku?'
'Mantan kemarin khilaf kali mutusin aku. Mungkin sekarang lagi kasih kode buat ngajak balikan'
Dan bla bla bla..
Banyak banget alasan yang membuat kita serba ingin tahu soal kehidupan mantan bener gak sis? Apalagi -mungkin- untuk yang punya mantan brengsek yang begitu aja ninggalin kita atau -bahkan- mantan terindah yang membuat hati masih berdesir saat mengingat tentangnya. Hingga tak jarang juga ada harapan bahwa rasa itu masih ada atau justru pingin supaya mantan mendapatkan karma yang menyakitkan. Pokoknya semua itu seakan menjadi sebuah kekuatan buat kita berani stalking sosmed mantan. Berharap cemas cemas supaya gak ketahuan. Kan malu ya, kalo ketahuan, syukur kalo dianggap cuma iseng. Tapi keseringan malah menunjukkan atau memberi kesan ke orang lain bahwa ternyata kita masih belum move on dari mantan kita itu.
So, buat kamu yang berusaha keras untuk move on dari mantan kamu. Maka haram pake banget buat tengok tengok atau stalking sosmed mantan. Apapun alasannya, bahkan meskipun godaannya sangat besar sekalipun. Supaya kamu bener bener berhasil dan sukses menghilangkan pahit manis, asin pedes semua kenangan dari mantan kamu dan memulai hidup baru nan bahagia di masa depan.

Meskipun Cuma Sekedar Iseng, Stalking Fb Mantan Terkadang Bisa Membangkitkan Kenangan Masa Lalu Hingga Iri Maupun Syukur 

'Gimana ya kabar mantan sekarang?' 'Semoga dia menemukan pendamping yang lebih baik' atau 'semoga dia merasakan rasa sakit yang pernah aku rasakan!'
Manapun alasan kamu untuk sekedar menengok sosmed mantan, keduanya tetap harus kamu tahan. Karena meskipun cuma iseng, menengok fb mantan bisa banyak menguras waktu dan pikiran kamu yang berharga.

Kamu yang awalnya sudah mulai membuka lembaran hidup baru, akan terusik kembali dengan kenangan mantan bahkan mungkin rasa iri hati jika melihat mantan lebih bahagia, atau mungkin senang jika mantan semakin terpuruk. Sehingga fokus kamu pada masa depan yang kamu tata bisa kembali jadi rusak berantakan.

Stalking Sosmed Mantan, Membuat Mereka Yang Tak Menyukaimu Mempunyai Celah Untuk Mengolokmu

Yah, syukur kalau memang gak ketahuan kamu lagi stalking sosmed mantan kamu. Tapi kalau ketahuan waduh 'ibarat jatuh ketimpa tangga' luka yang sempa menutup kembali menganga, plus mendapatkan olokan baik secara langsung atau tak langsung dari mereka yang tak menyukaimu atau senang melihatmu sakit.

Padahal-meskipun- kamu cuma iseng aja awalnya atau sekedar kepo, tetep aja buat mereka yang gak suka itu suatu kesempatan emas buat mengolok dan menjelekkan kamu.

Stalking Sosmed Mantan Akan Membangkitkan Gairah Masa Lalu Yang Tak Menyenangkan. Dan Bisa Jadi Membuatmu Tak Bisa menikmati Kebahagiaan Yang Kamu Rasakan Sekarang 

Awalnya happy happy gitu, senyum senyum karena baru dapat kado spesial dari seseorang. Eh, gak sengaja liat timeline sosmed dan nemuin foto mantan sama pacar barunya.
'Gedubrakkk...' yang awalnya seneng langsung berubah manyun sampai cemberut. Yang awalnya lagi happy langsung berubah jadi bad mood. Yang awalnya ngerasa spesial langsung nge down.

Itu semua merupakan bukti sederhana bahwa stalking bahkan yang g sengaja sekalipun 'karena gak sengaja ketemu statusnya di timeline' bisa membuat kebahagiaan yang kamu rasakan langsung jadi hambar. Apalagi jika masih masa masa kamu berusaha move on dari doi. Langsung deh nangis bombay.

So, Hal pertama Dan Terpenting Yang Harus Kamu Ingat Ketika Ingin Move On Kamu Sukses. Belajarlah Buat Berhenti Kepoin Hidup Mantan. Kamu Harus Fokus Pada Masa Depan Tanpa Lagi Menengok Ke Belakang. 

Masa lalu tempatnya ya di masa lalu. Bukan sekarang apalagi masa depan. Jadikan itu prinsip utama kebahagiaanmu sekarang. Jangan takut, langkahmu bersama Tuhan untuk menemukan kebahagiaan sejati yang kamu idam idamkan. Soal urusan karma, dia bahagia atau tambah sakit, pasrahkan saja sama Tuhan sebagai pertanggung jawabannya atas tindakannya dulu. Urusan kamu sama dia udah selesai.

Jadi, cukup jadikan semua itu sebagai pelajaran dan langkahkan kaki menuju masa depan tanpa lagi kepo, stalking sosmed mantan, cari tahu infonya dll.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...