Langsung ke konten utama

Berhati Hatilah Saat Wanitamu Mendiamkan Kesalahanmu, Bisa Jadi Dia Sudah Lelah Dan Tak Peduli Lagi Kepadamu


Jangan kesal saat wanitamu begitu cerewet dan memperhatikan semua hal tentang dirimu. itu justru merupakan tanda cinta, sayang dan kasih yang dimilikinya, karena berarti dia masih begitu peduli pada dirimu bahkan melebihi pada dirinya sendiri. Justru berhati hatilah saat wanitamu mulai berdiam diri, bahkan saat kamu sengaja melakukan kesalahan dihadapannya. Bisa jadi dia sudah mulai lelah peduli dan berjuang untukmu, mulai kesal saat semua kecerewatannya tidak sama sekali kamu perhatikan, saat perhatiannya sudah kamu abaikan. Dan akhirnya dia memilih untuk meninggalkanmu dan pergi pada seseorang yang jauh lebih menghargainya.

Tahukah Kamu, Bahwa Berdiam Diri Adalah Tanda Kekecewaan Yang Terlalu Besar Bagi Wanita 

Saat kamu melakukan suatu kesalahan, dan menyakiti hati wanitamu, maka mereka akan mulai cerewet, mulai menuntut, mengulang kembali segala janji dan kisah yang kalian miliki, itu karena mereka ingin agar kamu terus bertahan, menyesali kesalahanmu dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu kembali. Namun ingatlah, semua itu pasti ada batasannya. Batas kesabaran yang dimiliki oleh wanitamu yang tak pernah berhenti mengingatkanmu dan mengalah untukmu. dan saat mereka sudah mulai mendiamkanmu, disitulah titik dimana dimana dia mulai tak peduli kepadamu, terlalu kecewa atas kesalahanmu, dan mulai berpikir "Toh, semua yang aku lakukan tak dipedulikannya, jadi lebih baik diam saja"

Kecerewetannya Justru Tanda Sayang Dan Cinta, Kamu Tahu Dia Begitu Cerewet Padamu, Karena Dia Peduli Kepadamu Melebihi Dirinya Sendiri 

Bagi seseorang yang mencintai, kepedulian tidak hanya dengan berjuang dan berkorban sebesar dan sebanyak mungkin, tapi juga membuat yang dicintai menjadi seseorang yang lebih baik untuk masa depan bersama. Dan begitulah kenapa wanitamu begitu cerewet kepadamu, apalagi saat kamu melakukan kesalahan dihadapannya. Dia ingin kamu lebih pantas menjadi imamnya, menjadi lebih serius menjadi bapak dari anak anaknya dan lebih bisa menghargai wanita yang menjadi pasangan hidupmu nanti. Semua itu justru merupakan tanda kasih sayang dan cintanya kepadamu, dia lebih peduli padamu daripada dirinya sendiri.

Namun, Ingatlah Jika Kamu Terus Melakukan Kesalahan Yang Sama, Semua Kesabaran Dan Kecerewetan Itupun Pasti Ada Batasnya, Ada Lelahnya Dan Keputusasaan Untuk Melanjutkan Hubungan. 

Jika memang hubungan itu akan dibawa dalam tahap serius, tentu saja, tidak hanya mempersiapkan dirinya sendiri, wanitamu pun akan berusaha untuk mempersiapkanmu untuk berjuang bersama di masa depan. Namun jika kamu tetap melakukan kesalahan apalagi kesalahan yang sama. bahkan wanita yang paling sabar sekalipun akan jengah dan mulai berpikir bahwa kamu tidak serius menjalin hubungan bersamanya. Semua hal yang wanitamu usahakan dan katakan untuk kebaikan bersama tak pernah kamu pedulikan, bahkan cenderung kamu nilai sebagai gangguan dan kecerewetan biasa. Jadi seharusnya kamu ingat, bahwa semua itu ada batasnya, jangan sampai kamu menyesal dan merindukan segala kecerewatannya saat akhirnya dia memilih pergi meninggalkanmu.

Jadi Berhati Hatilah, Cobalah Hargai Semua Nasehat dan Perkataan Pasanganmu, Dan Jangan Membuatnya Kecewa. 

Mumpung Tuhan masih memberi kepercayaan kamu untuk bersamanya, maka jangan pernah sia siakan semua itu, jangan pernah buat kecewa wanita yang peduli padamu setulus hati. Coba hargailah semua kecerewatan dan perhatiannya kepadamu. Toh, jika memang kamu merasa agak terganggu, bisa kamu komunikasikan dengan baik. Ingatlah bahwa wanitamu hanya takut kehilanganmu dan mencoba untuk mempertahankanmu sebaik mungkin. Jadi jangan pernah membuatnya kecewa atau kamu sendiri akan menyesal akhirnya nanti. saat wanitamu memilih pergi kepada seseorang yang lebih bisa menghargainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...