Langsung ke konten utama

Mungkin Patah Hati Yang Kita Rasakan, Adalah Cara Tuhan Mengajari Agar Kita Menghargai Cinta Yang Hadir, Bukan Hanya Yang DiHarapkan


Pernah tidak, saat kita merasakan yang namanya patah hati, putus cinta kita justru merasa bersalah pada mereka yang dengan tulus mencintai kita, namun seringnya kita abaikan. Kita lebih banyak fokus pada cinta yang malah berakhir dengan begitu menyesakkan, bukannya sepadan dengan segala pengorbanan yang sudah kita berikan. Mungkin, inilah yang disebut pelajaran, yang disebut orang lain 'Hikmah' dan 'Hidayah' dari Tuhan, bahwa ternyata selama ini cinta yang kita harapkan begitu membutakan, hingga kita melalaikan cinta yang tulus dan sudah hadir terlebih dahulu dalam hidup kita

Mungkin Patah Hati Yang Kita Rasakan Adalah Cara Tuhan Menunjukkan Betapa Perihnya Hati Tulus Mereka Yang Telah Kita Abaikan

Tuhan punya banyak sekali cara untuk membuat kita sadar dan mengerti, salah satunya adalah rasa sakit dari kehilangan atau patah hati. Pasti, sakitnya begitu membekas, seakan menggerogoti seluruh jaringan dalam tubuh, membuat kita merasa dunia hingga Tuhan tak adil pada hidup ini. Namun pernahkan kita berpikir bahwa mungkin rasa itu pula yang hadir, saat kita mengabaikan cinta dari orang orang yang menyayangi kita begitu tulusnya, mereka yang selalu mendoakan dan mendukung segala kesuksesan kita juga berharap yang terbaik. Kita melupakan cinta tulus itu, bahkan sering mengabaikannya karena terlalu fokus pada cinta lain yang kita harapkan. 

Mungkin Patah Hati Yang Kita Rasakan Adalah Cara Tuhan Menunjukkan Bahwa Cinta Yang Kita Harapkan Tak Sebaik Yang Kita Kira. 

Ingatlah, yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Tuhan. Dia yang terlihat begitu menyejukkan, menggairahkan dan memiliki semua hal yang kita inginkan, ternyata akhirnya tidak benar benar mampu membahagiakan dan menjaga kita sepenuh hati. Oleh sebab itu, patah hati itu hadir, dan membuat mata kita yang terbutakan oleh segala hal yang baik darinya menjadi sadar. Bahwa dia tak sebaik yang kita kira. 

Mungkin Patah Hati Itu Adalah Cara Tuhan Mengajarkan Untuk Lebih Menghargai Makna Cinta Dan Fokus Kembali Pada Cinta Cinta Yang Tulus Yang Telah Hadir. 

Apakah cinta sejati itu sudah pantas hadir bagi mereka yang bahkan membutakan dirinya pada cinta yang semu? sebesar apapun hasrat dalam cinta itu, jika hanya membuat kita menjadi lebih buruk. Melalaikan cinta dan kasih orang tua, sahabat dan keluarga dan hanya fokus berjuang pada cinta yang belum pasti bagaimana akhirnya. Bahkan tak jarang, hingga mengorbankan masa depan, juga harapan orang orang yang tulus menyayangi kita. Sehingga patah hati itu yang dihadirkan untuk mengingatkan kita, bahwa jika kita ingin dihargai, maka kita harus belajar menghargai dahulu semua cinta yang berlimpah hadir dalam hidup kita dan jangan membuatnya kecewa. 

Mungkin Dengan Patah Hati, Kita Akan Menyadari, Bahwa Yang Terbaik Pasti Akan Datang Padanya, Saat Kita Memang Telah Pantas

Patah hati adalah cara Tuhan mengajari kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik yang lebih 'pantas' sebelum dipersatukan dengan seseorang yang akan jadi jodoh kita. Selain itu, untuk mempertemukan dengan yang lebih baik, yang benar benar mampu dan 'pantas' menjadi jodoh dalam hidup kita. Sehingga jika memang jodoh itu belum hadir, bukannya berkelana dengan cinta yang tak pasti yang kita lakukan. Tapi lebih banyak memperbaiki diri, dan bisa menghargai cinta dan pengorbanan dari mereka yang menyayangi kita  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...