Langsung ke konten utama

Pernikahan Adalah Janji Setia DiHadapan Allah Yang Akan Kamu Pertanggung Jawabkan Kelak


Menikah bukan hanya sekedar soal menggelar pesta yang mewah ataupun soal bulan madu keliling dunia. Menikah adalah menyatukan dua insan, dua keluarga dan janji untuk setia, bersama dalam suka dan duka, saling menghargai dan menghormati dalam suasana yang sakral dihadapan semua orang dan Tuhan.

Selain itu pula, menikah adalah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pasangan baik lahir dan batin. Sehingga jangan pernah sedikitpun menyepelekan makna pernikahan, karena semua yang terjadi akan dipertanggung jawabkan dihadapan Tuhan Kelak.



Menikah Adalah Menerima Pasangan Seutuhnya, Kurang Lebihnya dan Segala Hal Meskipun Ada Yang Tak Disukai Olehnya

Saat kita masih bertaaruf, berpacaran ataupun PDKT dengan pasangan yang kita nikahi, kita merasa seolah sudah begitu mengenal dan tahu semua tentang diri pasangan. Namun setelah menikah ternyata masih banyak sifat dan segala hal dari pasangan kita yang baru kita ketahui. Sehingga lewat pernikahan itula kita belajar untuk benar benar menerima pasangan kita seutuhnya, bahkan mungkin beberapa hal yang tidak kita sukai dari dirinya..

Menikah Adalah Penyatuan Dua Insan Dan Dua Keluarga Lewat Janji Kesetiaan Yang Sakral

Bukan hanya menerima pasangan seutuhnya. Tapi menikah adalah puncak kesetiaan yang harus kita jaga sepenuhnya. Saat kita memilih seseorang untuk menjadi bagian hidup kita, menjaganya untuk tetap menjadi bagian terpenting itu adalah sebuah tanggung jawab. Dan itu dapat kita lakukan dengan menjadikan kesetiaan adalah hal yang utama dan begitu mahal.

Percayalah Segala Janji Yang Kita Diucapkan Saat Pernikahan Pasti Akan Dimintai PertanggungJawaban Kelak

Saat menikah kita bukan hanya berjanji pada pasangan ataupun keluarganya untuk membuat pasangan kita bahagia dan bertanggung jawab penuh atasnya. Tapi juga berjanji kepada Tuhan, untuk menjadi pasangan yang baik, setia dan bertanggung jawab. Bahkan seluruh alam semesta menjadi saksinya.  Sehingga apapun janji yang diucapkan saat pernikahan pasti akan dimintai pertanggungjawabannya kelak.

Sehingga Jangan Pernah Menyepelakan Makna Pernikahan. Karena Menikah Itu Butuh Tanggung Jawab Yang Besar

Membentuk sebuah keluarga tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Terkadang percecokkan, salah paham menjadi salah satu bumbu pahit dalam berumah tangga. Sehingga butuh tanggung jawab yang besar dan keseriusan dalam menjalaninya. Jadi sekali lagi, jangan pernah menyelepekan pernikahan yang sakral. Setialah terhadap pasanganmu dab bahagiakanlah dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...