Langsung ke konten utama

Hiduplah Dengan Sederhana dan Bahagia, Karena Yang Mahal Itu Gengsi dan Nyinyiran Orang Lain


Hidup kok dibikin repot. Apalagi jika jika perkataan orang lain, kehidupan orang lain yang kamu jadikan acuan hidup. Ingin seperti mereka, takut dinyinyirin mereka hanya akan membuatmu merasa hampa dan sulit dalam menjalani hidup ini. So, mulailah ubah jalan pikiranmu dan berpikir positif. Hidup ini hidup kamu, bahagia atau tidak, itu tergantung dirimu bukan orang lain.

Gak usah Takut Dinyinyirin Orang Lain. Hidup Kamu Bukan Mereka yang Urus

Tidak ada yang lebih peduli pada hidup kita, selain diri kita sendiri. Orang lain tak lebih hanya sekedar penonton yang pandai memberi komentar, tanpa peduli perjuangan, kesulitan dan kerja keras yang harus kita lalui. Jadi tidak perlu takut sama nyinyiran orang lain. Anggap saja sebagai penghapus dosa dosa kita. Karena cukup Tuhan yang tahu soal kita, dan biarkan keadilanNya yang membuktikan bahwa nyinyiran mereka itu salah.

Bahagia Itu Sederhana, Bukan Soal Uang, Pangkat Atau Derajat, Tapi Lebih Kepuasan Pada Diri Sendiri Lewat Memberi Kasih Pada Orang Lain

Bukan dengan punya harta yang banyak, pangkat yang tinggi yang akan membuatmu bahagia. Bukan pula barang barang terkenal atau mewah, apalagi sekedar pujian palsu yang membuatmu melambung tinggi, tapi jatuhnya begitu sakit. Tapi bahagia itu soal kepuasan diri. Kebahagiaan yang hadir saat membuktikan diri kita mampu, mampu membuat orang yang kita kasihi bahagia, mampu membuat orang disekitar kita tersenyum. Dan tentunya membuat hidup lebih bewarna dengan banyaknya cinta yang tulus dan membahagiakan.

Meskipun Gengsi dan Jual Mahal Itu Perlu, Jangan Sampai Berlebihan Hingga Membuat Hidupmu Dalam Kehampaan Ditengah Keramaian

Memang menjadi sedikit gengsi dan jual mahal terhadap sesuatu terkadang juga diperlukan, tapi dengan niatan untuk memperbaiki diri dan membuat hidup menjadi lebih baik. Tapi jangan sampai karena gengsi maka hidupmu berubah harus sesuai omongan orang lain. Kamu terlalu berlebihan dalam berpenampilan, dalam bersosialisasi karena takut gengsi dan dinyinyirin orang lain. Padahal toh, sebenarnya mereka tak peduli pada hidupmu. Justru banyak yang aslinya iri, karena kamu bisa bahagia meskipun sederhana.

Percayalah Menjadi Sedehana Justru Ampuh Untuk Membuat Hidup Yang Seberat Apapun Menjadi Lebih Ringan dan Bersahaja

Coba lepaskan semua beban, cobalah untuk tidak terlalu peduli pada nyinyiran orang lain. Cobalah melangkah sesuai kata hatimu sendiri. Asalkan kamu tidak melanggar norma hidup, dan tidak menyusahkan orang lain. Percayalah, hidupmu jauh akan terasa ringan dan senyummu akn lebih tulus merekah dibibir cantikmu. Sehingga mimpi mimpi yang kamu cita citakan pun akan lebih mudah untuk kamu raih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...