Langsung ke konten utama

Aku Cemburu Bukan Berarti Aku Tidak Percaya, Namun Karena Aku Terlalu Sayang dan Takut Kehilanganmu

Aku Cemburu Bukan Berarti Aku Tidak Percaya, Namun Karena Aku Terlalu Sayang dan Takut Kehilanganmu
Maafkan aku yang terkadang membuatmu muak dengan sifat ke kanak-kanakanku yang selalu saja ingin tahu dengan siapa kamu berteman, tapi jujur setiap kali aku mlihatmu tertawa lepas dengan hanya ditemani sebuah gadget aku cemburu. Aku cemburu bukan berarti aku tak percaya kepadamu, tapi karena aku terlalu sayang dan sangat takut kehilangan dirimu, karena dulu aku pernah hampir kehilanganmu sebab adanya seseorang yang pernah kamu sebut “teman”.






Maafkan Aku Bila Kadang Aku Bertanya Tidak Mengenal Lelah, Karena Aku Hanya Ingin Memastikan Masihkah Hatimu Untukku?
Aku masih trauma dengan kejadian tempo dulu yang sempat membuatku terperangah dalam kekecewaan, maka maafkan aku bila kadang aku bertanya tidak mengenal lelah dengan siapa sesungguhnya kamu berteman. Sungguh bukan aku ingin membatasi teman bermainmu, hanya saja aku ingin memastikan masihkah hatimu selalu untukku? atau saat ini sudah mulai bercabang lagi dan mencipta sebuah kegamangan?
Maafkan Aku Bila Kadang Aku Terlalu Posesif, Namun Apalah Daya Aku Sering Dihantui Rasa Takut Kehilangan
Maafkan aku bila kadang aku terlalu posesif mempertanyakan segala hal tentangmu, tapi apalah daya aku sering dihantui rasa takut kehilangan, padahal aku tahu kamu sudah baik-baik saja dengan rasa yang sama. Namun apalah daya, naluri dan perasaanku sebagai wanita terus saja menghujam untuk merasa penasaran akan rasamu, aku takut di hatimu sekarang sudah tidak benar-benar hanya aku yang ada di dalamnya.
Bukan Aku Tidak Percaya Lagi Dengan Kejujuranmu, Hanya Saja Perasaan Was-was Akan Kejadian Masa Lalu Membuatku Takut
Sekali lagi, bukan aku tak percaya lagi dengan kejujuran dan keterbukaanmu, hanya saja perasaan was-was akan kejadian masa lalu yang suasananya masih sangat membekas di memoryku terus menyapaku ragu.
Mengertilah, Aku Bukanlah Egois, Hanya Saja Aku Melindungi Hakku Agar Tak Pernah Jatuh Kepada Siapapun
Untuk itu mengetilah penyempurnaku, karena kecemburuanku padamu tak lain hanya karena aku sayang kepadamu. Dan perlu kamu tahu bahwasannya aku hanya melindungi hakku agar tidak pernah jatuh kepada siapapun, terlebih kepada dia yang sempat mengusikmu dengan rayuannya.
Maafkan Aku, Bila Kadang Sifatku Membuatmu Jenuh, Tapi Sungguh Sifat Cemburuku Datang Karena Aku Benar-benar Sayang Kepadamu
Maka maafkan aku dengan kecemburuanku yang kadang membuatmu jenuh, tapi sungguh sifat cemburuku ini datang secara tiba-tiba, dan mungkin reflex karena aku memang benar-benar menaruh rasa sayang yang besar kepadamu.
Source: humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...