Langsung ke konten utama

Aku yang Temani Kamu Berjuang, Kenapa Orang Lain yang Kamu Ajak Senang?

Pernah seseorang curhat kepadaku, yang katanya dilanda rasa kecewa yang luar biasa, katanya pengorbanan dan kepercayaannya telah disia-siakan oleh dia yang dianggapnya penting.


Kecewa, sedih, marah, tidak terima, kadangkala menjadi satu berkecamuk dalam damai. Dan mungkin ada yang saat ini berada dalam posisi seperti ini juga.
Lantas satu pesanku untuk kalian, tetap berbaik sangka atas keputusan Allah. Meskipun benar-benar ini sangat merugikan, percayalah ada hikmah dan membalas untukmu.
Meski yang menemaninya berjuang adalah kamu, tetapi yang akhirnya diajak senang adalah orang lain, tetaplah kamu legowo, karena pasti ada yang membalas indah untukmu.

Sabar Ya Sabar, Setiap Kebaikan Akan Allah Balas Dengan Kebaikan yang Luar Biasa

Jadi intinya, sabar ya sabar, tidak perlu banyak mengumpat kesal, setiap kebaikan yang kamu mau pasti akan Allah balas dengan kebaikan yang luar biasa.

Biarkan Dia Berbuat Tidak Adil Terhadapmu, Karena Ada Allah yang Akan Selalu Berlaku Adil Terhadap

Biarkan dia melakukan tidak adil terhadapmu, biarkan dia berlaku bebas kepadamu, karena Allah yang akan selalu berlaku adil terhadapmu.

Jangan Terus Bersedih, Kamu Harus Mampu Menangkan Hatimu Atas Kecewa yang Kamu Dapatkan

Kamu tidak bisa terus menerus bersedih, kamu harus bisa mendapatkan hatimu atas kecewa yang kamu dapatkan sekarang, percayalah kebaikan telah menunggumu setalah ini.

Allah Tidak Akan Mengabaikanmu, Allah Pasti Telah Menyiapkan Balasan Sempurna Untukmu

Allah tidak akan melepaskanmu, Allah akan selalu mempersembahkanmu hal yang luar biasa, Allah pasti telah siapkan menerima sempurna atas kebaikan yang kamu lakukan untuknya.

Tidak Perlu Memebenci, Karena Kebencian Hanya Akan Membuatmu Semakin Sakit Hati


Maka kamu tidak perlu sibuk-sibuk membencinya, karena kebencian hanya akan emmbuatmu semakin hati dan tidak terima.
Ikhlaslah, seperih dan semenyesakkan segala keadaan yang mengecewakanmu, maka tetaplah yakin bahwa Allah lah yang akan mengganti setiap kebaikanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...