Langsung ke konten utama

Batas Kesabaran Adalah Diam, Meskipun Banyak Luka Bersemayam

BagikanDakwah – Sahabat dakwah, Seperti yang kita ketahui, berlaku sabar merupakan suatu hal yang amat sulit untuk dilakukan. Meski amat sulit, bukan berarti sabar tidak bisa dilakukan lho yaa.

 Sesulit apapun kita untuk berlaku sabar, menerima kenyataan dengan ikhlas dan senantiasa berpikir tenang, semua itu tetap bisa kita lakukan selama kita yakin bahwa kita bisa melakukannya. Sadar atau tidak, sabar merupakan suatu hal dan keadaan yang bisa kita miliki kapan pun, di manapun dan saat kita bersama siapapun.



Sahabat dakwah, Seberat apapun cobaan yang kita terima, sesakit apapun luka yang kita rasakan, pastikan untuk senantiasa sabar dan jangan pernah merasa geram apalagi dendam. Memang, sabar juga ada batasnya.
 Tapi, bukan berarti batas kesabaran ialah saat dimana kita juga akan menyakiti dan melukai orang lain yang telah menyakiti atau melukai kita. 

Bukan berarti batas kesabaran ialah di mana kita meluapkan emosi kita dan hilang kendali dalam tetap berlemah lembut serta bersopan santun. Batas dari kesabaran yang sebenarnya ialah diam Ladies. Tapi, bukan berarti diam yang tanpa usaha dan tanpa doa ya.

Diam Mengajarkan Kita Untuk Lebih Fokus dan Tenang Dalam Menyelesaikan Masalah.

Berusaha untuk tetap tenang, nyaman dan diam saat menerima kenyataan pahit atau luka mendalam bukan berarti bahwa kita sedang kalah atau pun sedang lemah.

 Di balik sikap diam karena terluka, kita juga tetap disarankan untuk senantiasa berpikir positif dan fokus. Kita juga senantiasa disarankan untuk bisa merenungkan apa yang telah terjadi dan melukai kita serta bagaimana cara untuk mengobatinya tanpa membuat luka tersebut kembali menganga.

Sikap diam sebagai batas kesabaran ialah saat di mana kita juga harus lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta dan meminta yang terbaik darinya. Semakin kita bisa lebih dekat dengan sang pencipta, dipastikan bahwa kita akan semakin tahu apa itu sabar yang sebenarnya

Tak Hanya Menenangkan Jiwa, Sikap Sabar Juga Menyehatkan Raga.

Bersikap sabar tak hanya membuat jiwa menjadi lebih tenang, lebih nyaman dan menerima segala keadaan yang ada. Sabar, juga telah menjadi salah satu hal yang bisa membuat raga menjadi lebih sehat dan terjaga. Sabar juga akan senantiasa membuat setiap orang merasa bahagia dan bersyukur dengan apapun keadaannya.

Selama ini, banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa sikap sabar ialah sikap yang begitu baik. Ia ialah salah satu sikap yang bisa menjaga kesehatan jiwa maupun raga setiap orang.
 Orang-orang yang senantiasa bersabar namun tak pernah putus asa dalam berusaha, mereka lebih cenderung bermental kuat, bijaksana dan menyenangkan di hadapan siapapun.
 Orang-orang yang sabar juga akan senantiasa dianugerahi tubuh yang kuat serta jauh dari berbagai masalah kesehatan.

Segala Ujian Hanya Sementara, Lepas Dari Itu Pastilah Muncul Rasa Bahagia

Yakinlah bahwa segala ujian yang ada hanyalah sementara. Percaya bahwa Tuhan tak akan membiarkanmu terluka dan merasa sakit terlalu lama. Kalau pun kamu merasa kamu sangat terluka dan tersakiti, itu hanya perasaanmu saja.

 Selama kamu mau lapang dada dan ikhlas dalam menerima segala hal yang kamu alami, perlahan perasaan terluka dan kecewa tersebut akan berkurang. Tak hanya berkurang, perasaan terluka dan kecewa tersebut kemungkinan besar juga akan berubah menjadi lebih nyaman, tenang serta bahagia.

Saat kita merasa sangat terluka, jangan sampai hal ini membuat kita kehilangan kendali lantas menyakiti orang-orang di sekitar kita atau menunjukkan kemarahan kita. Saat ada seseorang yang melukai kita sementara kita menanggapinya dengan kemarahan, sadar atau tidak orang tersebut justru akan semakin bahagia melihat kita menderita.

 Hadapi segala luka yang ada dengan senyuman. Meski sangat berat untuk menunjukkan senyum yang ikhlas dan tulus dari hati, setidaknya senyum tersebut akan tetap membuat kita terlihat lebih baik. Kita pun perlahan akan semakin bahagia.

Jadikan sebuah luka yang ada sebagai pelajaran berharga dan pastikan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama agar luka ini tak kembali muncul menyerang kita.

Sahabat dakwah, Jadi pastikan untuk senantiasa menjadi pribadi yang sabar dan tak mudah tersulut api amarah. Percaya atau tidak, sabar ialah sikap yang begitu indah, sikap yang menjamin ketenangan juga kebahagiaan untuk kita.

Semoga terinspirasi dan bermanfaat.


Sumber : kajian-ukhuwah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...