Langsung ke konten utama

Benarkah Bukan Dari Ayah, Kecerdasan Anak Ternyata Diturunkan dari Ibu inilah penjelasanya

Faktor genetik tentu sangat penting bagi anak. Mulai dari bentuk tubuh, wajah hingga kecerdasan ternyata diturunkan dari orangtua.






Banyak orangtua yang menebak-nebak dari mana gen diturunkan? Misalnya wajahnya mirip ibu atau ayah? Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan anak menurun dari ibu. Penelitian yang diterbitkan dalam Psychology Spot mengungkapkan bahwa seseorang dilahirkan dengan gen yang berbeda-beda. Artinya, tiap orang menurunkan faktor yang berbeda-beda dari ayah dan ibu.

Bisa saja wajah menurun dari ayah atau postur tubuh menurun dari ibu. Namun, khusus gen kecerdasan memang biasanya menurun dari ibu. Ternyata, kepercayaan atau mitos yang dipercaya orang soal kecerdasan anak ini benar-benar terjadi.

Loading...
Kecerdasan anak diturunkan dari ibu

Gen kecerdasan berada di kromosom X. Wanita sendiri membawa dua gen kromosom X. Artinya, anak akan lebih mungkin mendapatkan kecerdasan mereka dari ibu. Seorang anak akan mendapatkan kecerdasan hingga 2 kali lipat dari ibu dibandingkan dengan ayah. Bahkan menurut beberapa penelitian, ayah memang kurang menurunkan kecerdasan anak.

Bila ayah tidak memiliki gen kecerdasan sekalipun, hal ini tidak akan merusak otak anak. Jadi, tak perlu khawatir jika gen kecerdasan dari ayah dirasa kurang. Menurut laporan dari Psychology Spot, gen yang serupa tidak akan aktif jika diturunkan dari pihak ayah.

Kondisi kecerdasan anak menurun dari ibu juga semakin dipertegas oleh penelitian oleh Medical Research Social Council. Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat mewawancarai 12.686 orang berusia 14 hingga 22 tahun. Penelitian ini melihat pada IQ, pendidikan anak serta status sosial ekonomi. Faktor penentu terbaik dari kecerdasan tentu saja adalah IQ dari ibu mereka.

Sumber: intisari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...