Langsung ke konten utama

Beri Kesempatan Pada Pasanganmu Sekali Lagi, dan Tentang Kesalahannya Biarkan Allah yang Mengurusnya




Semua wanita memang pasti akan merasakan sakit bila tahu suaminya sedang tebar pesona kepada wanita lain, sedang dekat dengan wanita lain, apalagi jelas-jelas tahu bahwa sang suami selingkuh, rasanya bak disambar petir dikala itu juga.

Sakit, perih, kecewa, dan bahkan marah bercampur aduk dalam hati, tapi satu hal yang harus kamu ingat tentang pasanganmu, bahwa dia bukanlah malaikat yang suci dari kesalahan dan dosa.

Sama halnya seperti dirimu, dia memiliki kekurangan, dan mungkin kesalahannya adalah ujian untukmu. Maka jangan terlalu keras hati memaafkannya, jika dia telah menyesal dan meminta maaf maka belajarlah menerimanya kembali.

Beri kesempatan pada pasanganmu sekali lagi, jika memang dia telah meminta maaf dan mengaku menyesal maka dengarkanlah, dan tentang kesalahannya biarkan Allah yang mengurusnya.

Jangan Menaruh Benci Terlalu Lama, Sungguh Allah Tidak Menyukai Sifatmu yang Seperti Itu



Semua orang pasti akan merasakan apa yang kamu rasakan bila posisinya sepertimu, tapi sebagian orang memilih untuk lebih kuat dengan kesabaran dan lebih lunak memaafkan.

Kenapa? karena dia sadar bahwa mendiamkan kekesalan berlarut-larut dalam hati hanya buang-buang waktu untuk bahagia, maka kamu pun harusnya demikian.

Jangan menaruh benci terlalu lama, jangan marah terlalu lama, sungguh Allah pun tidak menyukai sifatmu yang seperti itu.

Jangan Mendendaminya, Allah Tidak Akan Senang Melihat Hatimu Keruh Dengan Rasa Dendam


Jangan terus menerus mendendaminya, karena Allah tidak akan senang melihat hatimu keruh dengan rasa dendam. Lupakan kesalahannya, dan biarkan Allah yang memberi pelajaran atas perbuatannya padamu.

Jika dia menyakiti dan berbuat curang padamu, maka tidak usah kamu gusar untuk membalasnya dengan hal buruk, biarkan Allah yang memberinya pelajaran berharga sebagai imbalasn dari perbuatannya.

Maafkan Dia, dan Bila Kamu Masih Sakit Hati Tentang Perbuatannya, Biarkan Allah yang Membalasnya

Maafkan dia, meski benar memaafkan itu sulit, kamu harus mampu memerangi egomus agar bisa memaafkan. Tapi bila kamu masih tetap sangat sakit hati tentang perbuatannya, maka ingatlah bahwa allah melihat semuanya dengan adil.

Pasrahkan semuanya kepada Allah, biarkan Allah yang membalasnya dengan sempurna, kamu hanya cukup fokus menenangkan hatimu dengan kesabaran.

Tidak Usah Merasa Getir Dia Mengulangi Kesalahannya Lagi, Cukup Pasrah Saja Sama Allah Agar Hatimu Tenang

Ingatlah dengan baik, Allah bersamamu dan Dia selalu memihakmu, maka tidak usah kamu merasa gtir dia mengulangi kesalahannya lagi, cukup pasrah saja sama Allah agar hatimu tenang.

Sebab bila kamu terus saja mengingat yang susah-sudah, maka pasti hatimu akan selalu merasa takut dan curigaan mulu, sehingga kamu akan merasa sangat sulit bahagia karena trauma.

Trauma yang Kamu Rasakan Tentu Tidak Akan Mudah Hilang, Tapi Saat Kamu Percaya Allah Maka Hatimu Akan Baik-baik Saja


trauma yang kamu rasakan tentu tidak akan mudah hilang jika kamu terus saja mengingat perbuatannya yang dulu pernah dilakukan kepadamu, sehingga kamu akan sangat merasa was-was.

Tapi saat kamu telah percayakan semuanya kepada Allah, kamu pasrah dan ikhlas atas apapun yang akan terjadi selanjutnya, maka meski dulu kamu pernah sakit tentu kamu akan baik-baik saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...