Langsung ke konten utama

Bila Menemukan Kekurangan Pasangan, Ingatlah Dia Bukan Makhluk Sempurna

Ingat, ya tak ada satupun manusia yang sempurna di dunia ini, maka sudah di pastikan bahwa sesempurna apapun seseorang yang telah menjadi pasangan kita, tetap saja dia pasti akan memiliki kekurangan, karena sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah ﷻ.

Menerima kekurangan pasangan
Menerima kekurangan pasangan via instagram.com/preweddingstyle


Tuluslah dalam mencintai dan bila nanti kita temukan kekurangan pada pasangan kita, ingatlah dengan segala kerendahan hati, bahwa dia bukanlah makhluq yang sempurna, dan sama halnya dengan kita yang memiliki kekurangan dalam diri ini.
Untuk itu mau seperti apapun keadaan dan kekurangan yang ada dalam diri pasangan kita, ingat! kendalikanlah hati dengan bijak untuk tidak mengeluhkannya, apalagi sampai keluhan itu diperdengarkan pada orang lain. Jangan sampai hal itu terjadi. Dan ingatlah sekali lagi, bahwa dia bukan makhluq yang sempurna, sama seperti kita yang tidak sempurna.

Dan satu hal lagi yang harus dan sangat perlu kita ingat, yaitu agar tak gampang mengeluh pada kekurangan pasangan kita, yaitu dengan terus mengayadari bahwa diri kita juga memiliki kekurangan, dia pun sama, karena kesempurnaan hanya milik Allah ﷻ. Untuk itu jangan sampai kita biarkan keegoisan dalam diri kita mengajak bermain nafsu, agar sampai kapanpun kita tidak pernah lupa pada diri dan yang Maha Menciptakan.
Karena mau bagaimanapun juga aib pasangan kita adalah aib kita juga, sebab itulah mengapa dikatakan istri ataupun suami itu ibarat seperti pakaian, lalu bagaimana fungsi pakaian itu sendiri? Yaitu untuk menutupi celah yang ada dalam diri.

Sahabat bijak , , , Lunakkan hati dan basahi hati setiap saat ketika hidup bersamanya dengan penuh rasa ikhlas dan rasa syukur.

Cintailah ia dengan ketulusan hati, sayangilah ia dengan sepenuh hati, dan terimalah ia pasanganmu dengan rasa ikhlas, agar saat ia melihat kekurangan yang ada dalam diri kita yang nampak dimatanya, dengan lunak pula dia bisa memaklumi kita. Karena bila kita menghargai dan ikhlas menerima segala apapun yang ada dalam diri pasangan kita, maka InsyaAllah sikap yang samapun akan ia lakukan kepada kita.
Bersabarlah , Teruslah bidik hati dengan penuh rasa syukur, sabar, ikhlas, dan saling menerima apa adanya, karena sungguh hubungan yang kuat itu tercipta bukan karena kedua pasangan sudah sangat sempurna dengan segala kelebihan yang di miliki. Tapi, itu karena keduanya mampu untuk saling menerima, menyadari dan mengerti kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sebab kesempurnaan hanya milik Allah ﷻ ❤️
Artikel ini merupakan status 💌@alif_maulana_fariz di Facebooj Grup Motivasi Hijrah Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...