Langsung ke konten utama

Cara Mngatasi PELAKOR Dengan Ampuh dan Seketika

Selalu ada orang yang merusak hubungan rumahtangga, Walaupun  janur kuning sudah melengkung dan terpasang di depan rumah, gangguan dari pihak ketiga masih saja terjadi. Meski sudah tidak dihiraukan namun masih saja ada wanita yang pantang menyerah untuk mengganggu rumah tangga orang.
Wanita mana yang rela jika rumah tangganya di rusak? hanya ada dua pilihan bagi seorang istri untuk menyelesaikannya.
Hadapi dengan penuh emosi atau hadapi dengan cara yang elegan dan berkelas.
Tunjukan jika pernikahan anda terlalu berharga untuk menanggapi wanita perebut laki orang.
Lalu bagaimana cara yang tepat untuk di lakukan mengatasi gangguan wanita tak bertanggung jawab ini?
Seperti yang dikutip dari wolipop.detik.com, menurut pendiri situs pranikah, anna surti ariani punya beberapa saran untuk istri yang sedang menghadapi gangguan pelakor ini.
1. Komunikasi dengan Suami
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah saling terbuka dan kompak dengan suami. Anda perlu tahu tentang wanita ini dan kemudian menyepakati jalan keluar bersama untuk menghambat gangguan si wanita.
“Contohnya Anda berdua sepakat untuk mengabaikan semua pesan tertulis dan telponnya. Contoh kesepakatan lain, tiap kali si wanita berusaha menelpon suami, maka Anda yang menjawab,” ujar psikolog yang akrab dengan sapaan Nina.
2. Lewat Social Media
Salah satu trik yang cukup efektif untuk menghambat orang ketiga yang mengganggu adalah dengan memperlihatkan betapa bahagianya Anda berdua sebagai pasangan.Tak ada salahnya untuk lebih aktif mem-posting foto berdua atau foto keluarga di akun media sosial. Secara tak langsung, hal ini dapat memberikan pesan yang jelas kepada si pengganggu bahwa suami sudah tak membutuhkan dia karena bahagia dengan Anda dan keluarganya.
“Tentu saja akan jauh lebih baik kalau ini bukan postingan semata, namun memang menunjukkan betapa bahagianya Anda berdua,” tambah psikolog di Klinik Terpadu Universitas Indonesia itu.
3. Jika Sudah Mengganggu
Beberapa penganggu bisa saja nekat untuk datang ke rumah atau tempat kerja suami untuk terus mendekati pasangan. Anda bisa mengantisipasinya dengan cara terbuka pada keluarga dan kerabat, serta meminta bantuan dari mereka.
“Pada beberapa kasus, teman dan rekan kantor bisa jadi penghalang efektif sehingga si wanita tak bisa mengganggu,” tuturnya.
4. Jangan Meneror Balik
Menghadapi wanita pengganggu sudah tentu membuat jengkel dan geram. Namun tak disarankan untuk meneror balik wanita tersebut. Menurut Nina, sebaiknya Anda memfokuskan diri untuk memperbaiki kehidupan rumah tangga dibanding meladeninya. Jika sang istri meneror balik, kadang justru sang istri yang dianggap bermasalah, sampai-sampai suaminya mencari wanita lain. Daripada dituduh demikian, masih jauh lebih baik Anda menyikapi wanita itu dengan elegan.
“Segera perbaiki perkawinan Anda berdua. Jadikan kesalahan kemarin menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas perkawinan Anda,” Semoga bermanfaat. Jika merasa artikel ini bermanfaat bagikan kepada teman-teman anda. Terima kasih
Demikian artikel ini, semoga bermanfaat untuk kehidupan kita semua. Jika anda merasa puas dengan artikel ini, silahkan sebarkan manfaatnya kepada yang lainnnya.

Sumber : kultum.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...