Langsung ke konten utama

Dia Memberi Anaknya Padamu, Karena Dia Melihat Kamu Layak Menjaganya, Maka Jagalah Dia Dengan Baik dan Penuh Kasih Sayang!

Dia Memberi Anaknya Padamu, Karena Dia Melihat Kamu Layak Menjaganya, Maka Jagalah Dia Dengan Baik dan Penuh Kasih Sayang!
Ayah ialah laki-laki hebat pertama yang mengajarkan wanita akan indahnya kehidupan, maka pantas saja ketika dia hendak memulai kehidupan baru dengan laki-laki yang disebutnya suami, perasaan haru begitu mengguncang hatinya. Batin kecilnya seakan memberontak untuk tak mau pergi jauh kasih sayangnya, tapi apalah daya semua itu taklah mungkin, sebab tanggung jawabnya akan pindah kepada suaminya. Maka untukmu suami, jagalah istirimu dengan baik dan bijaksana, karena ayahnya memberikannya kepadamu sebab dia melihat bahwa kamu layak menjaganya, maka jagalah dia dengan baik.
Jagalah Istrimu Dengan Penuh Tanggung Jawab, Sebab Ayahnya pun Telah Memindahkan Tanggung Jawabnya Kepadamu
Jagalah istrimu dengan penuh tanggung jawab, jangan pernah kamu lalai dalam memenuhi kewajibanmu, sebab ayahnya pun telah memindahkan tanggung jawabnya kepadamu. Ayahnya percaya bahwa kamu mampu mendidiknya dengan baik, mengarahkannya pada kebaikan, dan menjadikannya lebih baik, maka pastikan kamu benar-benar meyadari tanggung jawabmu yang demikian. Istrimu adalah amanah untukmu, bukan hanya dari ayahnya tapi juga dari Allah, sebab itulah mengapa diawal kamu ingin menjadikannya milik kamu harus melwati dulu yang namanya akad, sebagai bukti bahwa kamu telah berjanji kepada Allah dan juga ayahnya.
Saking Percayanya Dia Terhadapmu, Kadang Meski Maharmu Hanya Mukenah dan Al-qur’an Dia Tetap Memberikan Anaknya Kepadamu
Dan saking percayanya dia terhadapmu, kadang meski mahar yang kamu bawa sangat sederhana, hanya mukenah dan al-qur’an, ayahnya teta begitu mudah memberikannya kepadamu. Padahal dulu, dia dirawatnya sejak masih dalam kandungan selama 9 bulan, dia juga menjaganya dengan baik dan penuh ke hati-hatian, maka ketika tanggung jawabnya berpindah kepadamu pastikan kamu benar-benar menjaganya.
Coba Pikirkanlah Dengan Bijak, Istrimu Itu Pernah Dirawatnya Selama 25 Tahun, Tapi Akhirnya Dengan Mudahnya Diberikan Kepadamu
Jadi coba pikirkanlah pula dengan bijaksana, istrimu itu pernah dirawatnya selama 25 tahun misalnya, tapi ketika kamu datang meminta izin untuk menjaganya, maka akhirnya dengan mudahnya sang ayah memberikannya kepadamu. Apakah orang tuanya merugi? tentu, karena sekalipun kamu membelinya dengan mahar yang besar, ada hal yang tetap tak bisa kamu beli dengan harta dan sebagainya. Yaitu, kasih sayang dan ketulusannya, maka pastikanlah ketika dia menjadi istrimu kamu juga harus memperlakukannya dengan baik dan tulus.
Sebenarnya Orang Tua Tak Pernah Tega Melihat Anaknya Pergi Darinya, Tapi Rasa Percayanya Kepadamu yang Membuatnya Tenang
Karena sebenarnya dia pun tak akan pernah tega melihat anaknya pergi dari dirinya, dia tak akan pernah tega melihatmu membawa dia jauh dari rumahnya, tapi rasa percayanya kepadamu yang selalu membuatnya tenang. Lantas jangan pernah sia-siakan kehadirannya, jangan membuatnya kecewa, dan jagalah dengan baik kepercayannya kepadamu, sungguh bila kamu menyakitinya maka orang tuanya pun akan merasa tersakiti.
Jaga Amanahnya Dengan Baik, Sungguh Hati Orang Tuanya Melunak Memberikannya Padamu Karena Dilihatnya Kamu Layak Mendapatkannya
Untuk itu, jagalah dengan baik tanggung jawabmu, jagalah amanahnya dengan bijaksana, sungguh hati mertuamu melunak memberikan buah hatinya kepadamu secara cuma-cuma karena memang dilihatnya kamu layak mendapatkannya. Dimatanya hanya kamu yang mampu menumbuhkan kepercayaan dalam hatinya, sehingga kadang meski banyak yang juga datang kepadanya, tetap saja kamulah yang dilihatnya mampu.
Source: humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...