Langsung ke konten utama

Diamku Bukan Berarti Aku Tak Mendengar Ucapan Burukmu, Tapi Aku Diam Sengaja Pura-pura Tuli Agar Tetap Tenang


Sengaja kututup telingaku dari omongan para pembenci, dari mereka yang tidak menyukaiku, tahu kenapa? aku hanya ingin tetap tenang, sebab itulah mengapa cara pura-pura tidak tahu dan tidak mendengar sengaja aku lakukan.
Sakit? tetap ssakit pastinya ketika diperlakukan buruk dibelakang, ketika difitnah, dan dibicarakan buruk dibelakang, tapi setidakya hatiku tidak ada kesempatan untuk gusar dengan kebencian.
Karena aku berpikir, untuk apa meladeni pembenci sepertimu? hanya buang-buang waktu saja. Maka dari itu, hal paling jitu adalah pura-pura tidak mendengar saja atas apa yang sudah kamu lakukan atasku.
Aku tidak suka mencari musuh, maka bila kamu berniat memusuhiku silahkan saja lakukan sesuka hatimu, tapi maaf aku tidak akan menggubrismu.
Iya, sesederhana itu aku menenangkan diriku, sehingga cara sederhana menjadi tuli dari apa yang kamu lakukan buruk sengaja aku lakukan untuk melindungi diriku agar tidak berlaku seperti dirimu.
Satu hal yang perlu kamu ingat, aku bukannya tidak tahu apa yang telah kamu bicarakan tentangku dibelakangku, iya aku tahu segalanya, tapi sudahlah semua itu tidaklah penting, dan aku yakin Allah telah melihat semuanya dengan sempurna.
Aku tidak ada kuasa untuk membalas semua perbuatan orang yang membenciku, dan aku memang sengaja menjaga jarak agar tidak terkontaminasi oleh kebencianmu, sehingga aku dapat selalu damai menjalani apa yang sudha aku jalani.
Serta, aku percaya akan balasan Allah, aku percaya Allah tidak hanya akan siam melihat perlakuan burukmu terhadapku, sebab Dia selalu maha sempurna dalam melihat apapun yang setiap hamba-Nya lakukan.
Jadi aku pasrahkan saja semuanya kepada Allah, kamu atau kalian mau berbicara buruk tentangku silahkan, tapi ingat dunia pasti berputar, dan balasan Allah pasti akan sampai bila sudah tiba waktunya.
Aku pun pasrah kepada Allah atas apapun yang terjadi dalam hidupku, aku yakin Allah punya rencana indah dibalik hal buruk yang aku alami, dan aku snagat yakin Allah akan buatkan cerita indah diakhir nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...