Langsung ke konten utama

Dukunglah Suamimu Berbakti Kepada Ibunya Agar Anak-anakmu Berbakti Juga Kepadamu Kelak

Assalamualaikum sahabt rumah tangga sakinah, kali ini kita akan membahas sebuah artikel yang menarik, baca sampai selesai ya biar mengerti dan tidak gagal paham.
Wahai para istri, jika ingin anak-anakmu berbakti kepadamu kelak, terlebih jika dia seorang laki-laki maka berilah contoh dengan cara dirimu mendukung suamimu untuk berbakti kepada ibunya. Karena sungguh pembalasan itu nyata dari Allah, jika kamu ingin diperlakukan baik oleh anak-anak dan menantumu kelak, maka jadilah menantu yang baik, jadilah perantara agar suamimu selalu bisa berlaku baik kepada ibunya. Jangan sebaliknya, jangan sampai kamu menjadi perantara agar suamimu durhaka kepada orang tuanya, karena bagaimanapun ibunya tetap kewajibannya yang nomer satu, meski kamu telah menjadi kewajibannya saat ini.
Jangan Sampai Kamu Memberi Pilihan “Pilih Aku Atau Ibumu”. Tapi Ingatkan Terus Suamimu Agar Selalu Berbakti Pada Ibunya
Jangan sampai kamu memberi pilihan konyol seperti “pilih aku atau ibumu”, tapi ingatkanlah terus suamimu agar tak lupa akan tanggung jawabnya dan terus berbakti kepada ibunya. Tapi mertuaku sangat tidak baik terhadapku, jika demikian pembelaanmu maka hal jitu untuk menuntaskan permasalahan ini adalah dengan terus berlaku baik kepadanya, jangan balas dengan kebencian yang sama. Mengapa? Karena saat kamu mengalah dan terus bersabar maka disitulah kamu akan memang, karena kejahatan apapun pada akhirnya akan kalah dengan kebaikan yang istiqamah.

Ingat, Kamu Adalah Penyejuk Bagi Suamimu Maka Sudah Sepantasnya Kamu Ingatkan Dia Untuk Tak Lupa Pada Ibunya
Dan ingat, keberadaanmu sebagai seorang istri adalah sebagai penyejuk bagi suamimu, maka sudah sepantasnya kamu ingatkan dia untuk tak pernah lupa pada ibunya. Karena ibunya adalah yang utama baginya, meskipun kamu adalah tanggung jawabnya yang baru, tanggung jawab pada ibunya harus selalu ia dahulukan.
Ketahuilah, Laki-Laki Jika Sudah Fokus Pada Suatu Hal Terkadang Ia Lupa Pada Yang Lainnya, Termasuk Pada Ibunya
Wanita juga harus tahu, bahwa laki-laki saat sudah fokus pada suatu hal maka terkadang ia lupa pada yang lainnya, termasuk kewajibannya menjaga sang ibu. Lantas bagaimana dikala jauh? Berjauhan bukan suatu masalah untuk tak menunaikan kewajibannya sebagai anak, karena teknologi jaman sekarang sudah semakin canggih.
Tugasmu Sebagai Istri Bukan Hanya Menjadi Pendampingnya, Tapi Pengingat Saat Dia Sedang Lengah Pada Kewajibannya
Ingat ya para istri, tugasmu bukan hanya menjadi pendampingnya, tetapi pengingat bagi dia dikala sedang lengah pada kewajibannya. Jangan sampai kamu sengaja membiarkannya lupa kepada tanggung jawabnya (ibu), jika tidak mau hal yang demikian akan terjadi padamu nanti dikala tua, sebab pembalasan Allah sangatlah nyata.
Karena Sungguh Bahagia Dimasa Tuamu, Jika Istri Anak-anakmu Juga Berlaku Demikian Terhadapmu
Maka pastikan kamu benar-benar menjadi penyejuk bagi suamimu, ingatkan dia ketika lupa akan tanggung jawabnya, ingatkan dia untuk selalu berbakti kepada orang tuanya, terlebih kepada ibunya. Karena sungguh bahagia dimasa tuamu, jika istri anak-anakmu kelak juga berlaku demikian terhadapmu, maka pastikan kamu terlebih dulu berlaku baik kepada ibu dari suamimu.
Demikian artikel ini, semoga bermanfaat untuk kehidupan kita semua. Jika anda merasa puas dengan artikel ini, silahkan sebarkan manfaatnya kepada yang lainnnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...