Langsung ke konten utama

Dulu Kamu Mendekatinya Penuh Dengan Perjuangan, Masak Bosan Sedikit Langsung Mau Putus Begitu Saja?

Ayo siapa yang lagi dalam posisi egois-egoisnya ini, pengen putus tapi tak mau menyelaraskan dulu masalahnya apa dengan pasangan.
Dengar ya, kalau jadinnya nggak bisa sepihak, harusnya putuspun tidak terjadi sepihak. Artinya, jangan sampai kamu hanya pengen putus aja, tapi yang sono baik-baik saja.

Bicarakanlah Baik-baik, Jangan Hanya Asal Bilang “Putus” Maka Bubarlah Sebuah Hubungan

Intinya bicarakanlah baik-baik, utarakan apa yang sedang kamu rasakan dan pikirkan, jangan hanya asal bilang “putus” maka bubarlah sebuah hubungan.

Iya, kamu saja yang menganggap hubungan sudah berakhir, tapi pasanganmu tidak, dan bahkan belum mengerti bahwa yang kamu bilang adalah berakhirnya hubungan diantara kalian.

Coba ingat lagi, bukankah dulu kamu mendekatinya penuh dengan perjuangan, penuh teka-teki untuk yakin, dan menyelaraskan keadaan agar sepakat dua pihak, masak bosan sedikit langsung mau putus begitu saja?

Sepihak pula, cuma ketika kamu ingin putus, menjauh darinya, maka kamu dengan egoisnya bilang “kita putus saja” tanpa penjelasan yang masuk di akal.

Bosan Itu Sesuatu yang Lumrah, dan Kamu Jangan Egois Langsung Berkata “Udah Bubaran Aja”


Dan jika benar alasanmu ingin mengakhiri hubungan adalah bosan, maka ketahuilah bahwa bosan itu sesuatu yang lumrah, dan kamu jangan egois langsung berkata “udah bubaran ajAa”.

Bicarakan Dulu Pelan-pelan, Apa yang Sedang Menggelayuti Perasaanmu, Jangan Sampai Kamu Sangat Tidak Berperasaan


Hey, kalian itu diberi pikiran dan hati, maka hadapi masalah dengan mengandalkan pikiran dan hati, jangan hanya pikiran saja, atau hanya hati saja.

Maka dari itu, bicarakanlah dulu pelan-pelan apa yang sedang menggelayuti perasaanmu, jangan sampai kamu sangat tidak berperasaan dalam memutuskan sebuah hubungan.

Setidaknya Meski Akhirnya Harus Putus, Kalian Benar-benar Plong Mengembalikan Semuanya Kepada Takdir Tanpa Ada Sisa Benci


Setidaknya itu meski kamu memang menginginkan putus, mengakhir hubungan yang telah terjalin, kalian benar-benar plong mengembalikan semuanya kepada takdir tanpa ada sisa benci.

Caranya? iya beranilah berbicara dengan kepala dingin, dari hati ke hati, jangan sampai ego yang kamu kedepankan, dan akhirnya putusnya menyisakan benci atau dendam yang tak berkesudahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...