Langsung ke konten utama

Harta Bisa Dicari, Fisik Bisa Dipoles Tapi Hati yang Tulus Tak Bisa Direkayasa

Dalam mencari pasangan, kamu boleh saja tertarik kepada kesempurnaan fisik. Tapi jangan sampai kamu terbuai dengan keindahannya saja.

 Dalam mencari pasangan, gak ada salahnya juga mencari yang mapan tapi jangan sampai di cap sebagai matre. Yang pasti harta bisa dicari, fisik bisa dipoles tapi yang tulus mencintai tak bisa dirakayasa.


Memang benar, yang mempunyai fisik sempurna selalu menarik dipandang mata, yang banyak hartanya selalu identik dengan akan dibahagiakan.

 Tapi sayangnya, kadang semua itu tak bisa didapatkan. Lagian, fisik yang sempurna akan menua seiring bertambahnya usia. Harta kekayaan yang banyak akan habis bila tak bisa mengelola atau bahkan jika dia tak bertanggungjawab.

 Bisa jadi kamu hanya melihat hartanya saja, ingat jangan memandang lelaki dari hartanya, tapi dari tanggungjawabnya.

Jangan Mudah Tergoda Sama Yang Berdompet Tebal, Karena Harta Bisa Dicari. Dia Yang Gak Punya Apa-Apa Sekarang Bisa Jadi Lebih Kaya Nanti

Bagi kamu yang saat ini sedang mencari pasangan, jangan mnegutamakan isi domper semata.

 Meski isi dompetnya tebal, bila dia tak bertanggungjawab tetap saja hidupmu tak akan sebahagia hidupnya.

 Bagi kaum lelaki juga, jangan cuma melihat wanita yang kaya, karena bisa jadi harga dirimu nanti akan di injak-injak.

Carilah pasangan yang sederhana saja, yang baik ahklaqnya dan tentunya sepaham dan seagama. Untuk wanita, janganlah takut menikah dengan lelaki yang miskin harta.

 Karena wanita yang sucinya hatinya tidak akan pernah takut menikah dengan lelaki yang miskin harta

Jangan Meremehkan Dia Yang Gak Punya Apa-Apa Tapi Naksir Sama Kamu. Kamu Tidak Tahu Dia Yang Kamu Remehkan Sekarang Bisa Saja Akan Kamu Kagum-Kagumi Kelak.

Bila saat ini ada yang sedang berusaha mencintaimu dengan tulus dan ingin menuju jannah-Nya bersamamu. 

Tapi sayangnya dia tak belum mapan secara financial, jangan sampai kamu meremehkannya. 

Bila memang tidak ingin menikah dengannya cukup menolaknya tapi jangan heran bila suatu saat dia mapan, pasti kamu akan menyesal dan terkagum-kagum padanya. Sedangkan kamu masih setia dengan nasib jomblo atau hanya sekedar pacaran.

Meski dia saat ini tak mempunyai harta yang berlimpah, tapi bila dia sudah mempunyai pekerjaan yang tetap atau sangat giat berusaha.

 Sedangkan kamu sebenarnya mencintainya tapi karena keadaan ekonomi saja yang membuatmu mulai meragu. Cobalah berdamai dengan diri sendiri, karena berjuang besama jauh lebih indah dibanding berjuang sendirian.

Cari Pasangan Jangan Cari Yang Mulus Aja Karena Fisik Bisa Mulus Kapan Saja Kalau Dibawa Kesalon Sama Kedokter.

Untuk kaum lelaki, mencari pasangan jangan hanya yang enak dilihat mata saja. Bodynya yang seperti gitar spanyol akan menjadi peod bila sudah tua. 

Bisa jadi saat ini wajah dan tubuh mulusnya sering dibawa ke dokter dan ke salon. Sehingga hanya fisiknya saja yang cantik sedangkan hatinya belum tentu cantik.

Dalam mencari pasangan, carilah yang tulus mencintaimu bukan karena bersamamu yang menginginkan fulus semata.

 Jangan menukar yang mulus dengan yang tulus, karena yang mulus akan berubah sesuai dengan umur. Sedangkan yang tulus Insyaallah akan tetap tulus.

Sumber Artikel : Duapah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...