Langsung ke konten utama

Hijrah Itu Memang Berat dan Melelahkan, Karenanya Surga Terjanjikan

Setiap hal yang Allah ciptakan berat, sulit, dan tidak mudah pasti ganjarannya pun luar biasa nanti, karena Allah maha adil dalam memberi kita balasan dalam setiap kebaikan yang telah kita lakukan.
Termasuk saat kita hijrah, ketika kita memilih untuk lebih dekat dengan-Nya, maka pasti hadiah yang Allah sediakan untuk kita pun akan besar.

Dan iya, hijrah itu memang berat dan sangat melelahkan, karenanya surga Allah janjikan. Hijrah itu jalannya memang berliku dan sukar, karena ia hanya bisa ditempuh orang yang mampu bersabar.

Mengawali Hijrah Mungkin Mudah, Tapi Menjalaninya Butuh Kesabaran dan Keikhlasan

Memantapkan hati untuk berhijrah mungkin awalnya bagi sebagian orang mungkin mudah, tapi pasti perjalanan menuju istiqamah siapapun akan merasa sulit, karena bersamanya akan Allah datangkan ujian.

Maka dari itu kesabaran dan keikhlasan untuk memantapkan hati dalam hijrah yang dilakukan penting, karena bila kita sabar dan ikhlas tentu seberat apapun ujian yang Allah datangkan tidak akan pernah mmebuat hati kita lemah dan mengeluh.

Hijrah Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Karenanya Kita Harus Mencari Teman-teman yang Memiliki Tujuan Sama

Ada sebagian orang pula berkata bahwa hijrah itu tidak semudah membalikkan tangan, rintangannya besar dan ujiannya pun berat, kareanya kita harus mencari teman-teman yang seiman dan memiliki tujuan yang sama dalam mendekat pada Allah.

Mengapa harus teman yang seiman dan shaleh? karena dalam meraih ridho-Nya kita memang selalu butuh dukungan, butuh diingatkan, dan butuh bimbingan untuk semakin memantapkan hati kembali kepada-Nya.

Hijrah Adalah Pengorbanan, Hanya Saja Bentuk Pengorbanan Dari Masing-masing Orang Berbeda

Selain itu ada pula yang mengatakan bahwa hijrah itu adalah sebuah pengorbanan, hanya saja bentuk pengorbanan dari masing-masing orang berbeda.

Mengapa disebut pengorbanan? karena kadang kita harus meninggalkan sesuatu yang sejatinya sangat kita senangi. Awalnya kita yang rajin maksiat, tapi untuk mengejar cinta-Nya maka kita harus memaksakan diri kita untuk meninggalkannya.

Iya, lebih tepatnya hijrah itu adalah bentuk cinta kita kepada Allah, kita ingin kembali berdekatan dengan-Nya, kita ingin kembali di jalan yang dihaturkan-Nya, dan kita ingin kembali didekap oleh kasih sayang-Nya dalam meraih ridho-Nya.

Hijrah Adalah Revolusi Diri yang Hebat, Karena Untuk Merubah Kebiasaan Membutuhkan Keyakinan yang Besar


Hijrah adalah revolusi diri yang hebat, karena saat kita memilih untuk berhijrah maka tentu kita akan mengalami pergualatan batin terlebih dahulu.

Kita akan mengalami fase dimana kita harus benar-benar begumul dan bernegoisasi dengan hati dan pikiran kita, karena pasti rasa takut dan khawatir akan terus menyapa kita.

Karena memang sangatlah sulit merubah kebiasaan buruk yang kita lakukan dengan kebaikan yang dulunya kita abaikan, maka dari itu disebutkan bahwa dalam berhijrah itu membutuhkan keyakinan yang besar.

Yang Paling Berat Dalam Proses Hijrah Adalah Istiqamah, Sebab Itulah Mengapa Setiap Langkah Harus Benar-benar Dipahami

Yang paling harus kita tahu saat berhijrah adalah sadar akan tujuan yang kita lakukan, karena jika kita sadar betul dengan tujuannya maka insyaallah kita mudah untuk terus berbenah menuju perubahan yang lebih baik.

Kita harus tahu bahwa hijrah itu keimanan, karenanya ia hanya bisa dilakukan oleh orang yang yakin dengan apa yang telah terfirmankan dan sudah tersabdakan.

Jadi seberat-beratnya kita istiqamah dalam hijrah yang lakukan kita harus benar-benar memahami setiap langkah yang kita lalui, agar hati kita semakin mantap dan yakin meski jalannya seringkali berduli dan sangat menguji hati.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...