Langsung ke konten utama

Ingat Yaa !! Lebih Baik Sakit Hati Karena Berpisah Daripada Makan Hati Karena Bertahan

Suatu hubungan belum termasuk kategori pantas dipertahankan sejauh hubungan tersebut belum dijalani dalam rentang waktu yang lama. engkau tidak dapat langsung mengklaim pasanganmu baik saat hubungan kalian masih seumur jagung. Karena kebaikan dan keindahan lumrah dialami oleh setiap pasangan yang baru berpacaran atau menjalin hubungan.
Begitu juga sebaliknya, jangan karena hubunganmu telah dibina sejak lama, lantas engkau enggan memutuskannya. waktu tidak bisa menjamin sebuah hubungan yang awet, hubungan yang nyaman, bahkan hubungan yang akan membawamu ke jenjang pernikahan.
Bertahanlah jika memang dia pantas untuk dipertahankan, berjuanglah jika memang dia pantas untuk diperjuangkan, dan tanamkan harapan kepada dia yang bisa diharapkan. tetapi saat pasanganmu tidak layak untuk hal-hal tersebut maka lepaskanlah!
Lebih baik sakit hati karena berpisah daripada makan hati karena bertahan. Jika memang tidak ada manfaat yang didapatkan dalam sebuah hubungan, kenapa mesti bertahan? Dan jika memang nanti ada hati yang akan tersakiti karena memaksakan diri, kenapa masih memaksa diri? Ada kalanya melepaskan adalah hal yang terbaik untuk cinta, dan adakalanya bertahan hanya akan menyiksa jiwa.
Perpisahan memang dapat membuat hati terluka, tapi hanya luka sementara. karena dalam beberapa tahap, luka itu akan segera terobati. Namun jika engkau memaksakan diri mempertahankan hubungan yang bahkan sudah tidak ada cinta didalamnya, maka selama hubungan itu ada selama itu pula engkau akan tersakiti.
Tidak ada alasan untuk bertahan dengan seseorang yang dengan mudahnya mengatasnamakan cinta agar bisa bersama sedangkan untuk membahagiakanmu dia tidak bisa . orang seperti ini tidak memahami arti cinta yang sesunguhnya, jika faham, tentu dia akan memahami bagaimana cara untuk membahagiakan walau dengan cara sederhana, walaupun dengan cara yang tidak terkesan mewah. Kebahagiaan tetap akan menyelimuti seluruh jiwa.
Terkadang engkau harus mengabaikan perasaan simpati, kasihan, dan mendengarkan logika. Sebab kehilangan cinta bukanlah hal yang membuatmu tak bisa hidup, tak bisa membuatmu kembali bahagia hingga engkau takut untuk melepaskannya. Ingatlah! sesungguhnya lambat laun engkau juga akan mendapatkan cinta dari orang lain, yang punya cinta tak hanya dia saja, banyak orang disekitarmu yang bahkan lebih mencintaimu.
Sahabatku, kembali saya ulangi, Lebih baik sakit hati karena berpisah daripada makan hati karena bertahan. Karena waktu akan selalu memberi kesempatan untukmu mendapatkan cinta yang lebih baik dari sebelumnya. So, jangan pernah takut untuk melepaskan jika bertahan tidak dapat memberi kebahagiaan. Semoga sahabat dakwah selalu di beri kebahagiaan Oleh Allah SWT. Aamiin
Semoga menginspirasi dan bermanfaat

Sumber : kajian-ukhuwah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...