Langsung ke konten utama

Jagalah Hati Jangan Sampai Tertipu Lagi, Sebab Mengobati Luka Patah Hati Itu Membutuhkan Kesabaran Tinggi

Jagalah Hati Jangan Sampai Tertipu Lagi, Sebab Mengobati Luka Patah Hati Itu Membutuhkan Kesabaran Tinggi
Sudah pernah pengalaman patah hati karena cinta yang tidak pasti? jika pernah dan sekarang sudah kembali pulih, maka jagalah hatimu agar jangan sampai tertipu lagi, sebab mengobati luka patah hati itu membutuhkan kesabaran tinggi. Butuh yang namanya disabar-sabarin agar bisa ikhlas, memaafkan, lalu melupakan. Oleh karenanya, jangan sampai kamu teledor menjaga hati dan terjerumus pada kisah yang sama lagi.






Jika Sudah Kembali Bahagia Maka Jagalah Hati Baik-baik, Jangan Mau Terjatuh Lagi Dalam Tipu Muslihat Lelaki
Ingat, jika sudah kembali bahagia maka jagalah hatimu dengan baik dan sebaik mungkin, jangan mau terjatuh lagi dalam tipu daya atau muslihat seorang lelaki. Jangan mau bila hanya ditawari janji-janji manis dan bualan perhatian sesaat, sungguh yang demikian akan membawamu pada kehancuran yang sangat.
Ingatlah Bagaimana Perihnya Lukamu Kemaren, Jangan Sampai Perih yang Sama Kamu Rasakan Kembali Dikemudian Hari
Ingatlah dengan baik bagaimana dulu perihnya luka yang pernah kamu rasakan, maka jangan sampai rasa perih yang sama kamu rasakan kembali dikemudian hari. Ingatlah pula dengan baik bagaimana dulu ketika mencari cara ingin sembuh dari rasa sakitmu, maka ketika sudah sembuh seperti saat ini jangan sampai kamu berulah lagi dan membuat luka yang baru.
Bijaklah Dalam Mengenali Hati, Jangan Mau Lagi Hanya Dengan Ditawari Janji Dan Perhatian Manis Belaka
Bijaklah kamu dalam mengenali hati siapapun yang datang menyapa hatimu, jangan sampai kamu terkecoh dan baper begitu saja atas apa yang hati tersebut bawa untukmu. Intinya, jangan mau lagi terpana hanya dengan ditawari janji dan perhatian manis belaka, percayalah semua itu hanya pintu menuju sakitmu yang dulu.
Cinta Sesungguhnya Itu Tidak Sesederhana Ucapan Lisan, Tapi Perlu Dibuktikan Dengan Kesungguhan Memiliki
Karena cinta yang sesungguhnya itu tidaklah sesederhana ucapan lisan semata, tapi perlu dibuktikan dengan kesungguhan dan kesediaan hati memiliki dengan cara yang baik, yaitu pernikahan. Lantas jika dia datang menawari hubungan yang jelas dan halal, maka dapatlah itu untuk kamu perhitungkan bagaimana niat baiknya tersebut.
Jangan Mau Bila Hanya Diajak Mesra Dalam Ikatan Tak Pasti, Karena Bisa Dipastikan Sakitmu Dulu Akan Terulang Kembali
Tetapi sebaliknya, jika dia datang hanya dengan seikat bunga, hadiah, ucapan tidak berharga “i love you”, dan apalah itu gombalan tidak berkelas, maka jangan pernah kamu memperhitungkannya. Jangan mau bila hanya diajak mesra dalam ikatan tidak pasti seperti halnya pacaran dan semacamnya hubungan edan jaman sekarang, karena bisa dipastikan sakitmu dulu akan terulang kembali.
Source: humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...