Langsung ke konten utama

Jangan Malu Melepas Gelar Sarjanamu Untuk Menjadi Seorang Ibu Rumah Tangga

Ada sebagian orang yang hobbinya suka mengomentari kehidupan orang lain, menghina, dan bahkan risih menuntut mereka harus seperti dirinya, dan mereka adalah orang-orang yang tidak pernah sama sekali fokus pada kehidupannya.
Bisa dibilang mereka kurang bahagia, sebab itulah megapa selalu membuat kegaduhan dengan terus mengusik kedamaian orang lain.
Contohnya, ketika diantara kalian yang setelah sarjana tapi hanya fokus menjadi ibu rumah tangga biasa, kadang mereka berkata “sayang ya tidak bekerja, apa gunanya sekolah tinggi-tinggi jika hanya mendekam di rumah.
Lantas jangan malu ketika orang lain berkata demikian, karena menjadi ibu rumah tangga itu tanggung jawabnya besar dan luar biasa.

Biarkan Orang Lain Berkata Apa Tentang Status Sarjanamu Yang Seolah Tidak Berguna
Biarkan orang lain berkata apapun tentang status sarjanamu yang seolah tidak berguna hanya karena kamu tidak bekerja, karena sungguh kamu hebat bagi anak-anakmu.
Coba lihatlah dengan baik, banyak diluar sana yang memiih fokus dengan kariernya, yang memilih sibuk bekerja diluar, hingga lupa tanggung jawab yang sesungguhnya sebagai seorang istri dan seorang ibu.
Profesi Terbaik Seorang Wanita Adalah Menjadi Ibu dan Guru Yang Baik Untuk Anak-anaknya
Sungguh profesi terbaik seorang wanita itu adalah menjadi ibu dan guru yang baik untuk anak-anaknya, maka kamu harus bersyukur dengan kesempatan baik yang telah Allah anugerahkan kepadamu.
Maka dari itu, tetaplah kamu bersyukur atas kehidupanmu yang sekarang, meski benar gelar sarjanamu kamu tukar dengan menjadi ibu rumah tangga biasa.
©instagram.com/ichasoebandono
Jangan Minder Bila Ada Orang Yang Kadang Risih Menyindirmu
Jangan pernah kamu merasa risih atas cibiran mereka yang kadang menusuk hati, anggap saja mereka mengejek karena mereka menganggapmu hebat dan dia sebenarnya tidak mampu.
Oleh karenanya jangan merasa minder bila ada orang lain yang menyinggung sekolah tinggimu, dan seakan memandangmu rugi sebab kamu bergelut dalam rumah dan hanya mengurus anak dan suamimu, karena mereka yang berkarier sangat baik pun belum tentu seperti kamu menunaikan tanggung jawabnya.
Tetaplah Bersyukur Dengan Apa Yang Kamu Jalani, Karena Tidak Semua Wanita Bisa Sefokus Kamu Mengurus Keluarga Kecilnya
Jangan dengarkan apa kata orang lain yang hanya berkata asal kepadamu, terlebih mereka yang memang tidak benar-benar tahu perbedaan, ilmu, pendidikan, dan gelar banyak belajar.
Sebab memang tidak semua wanita itu bisa sefokus kamu mengurus keluarga kecilnya, tidak semua wanita itu bisa setangguh kamu menetapkan pilihan, maka tetaplah kamu bersyukur dengan apa yang kamu jalani saat ini.
Karier Terbaik Seorang Wanita Adalah Ketika Ia Mampu Menjadi Inspirasi Untuk Buah Hatinya
Karena pada hakekatnya karier terbaik seorang wanita itu dalah ketika ia mampu menjadi inspirasi untuk buah hatinya, ketika ia menjadi mata terbaik bagi anak-anaknya melihat keindahan dunia, dan ketika ia menjadi pengayom terbaik untuk anak-anaknya tanpa mengenal lelah.
Maka dari itu kamu harus tetap bangga dengan apa yang telah kamu jalani saat ini, tetaplah kamu menjadi wanita tangguh meski kamu tidak memiliki karier diluar yang mungkin bagi sebagian orang adalah segalanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...