Langsung ke konten utama

Jangan Terus-Terusan Bersedih Atas Hal Yang Sudah Berakhir

Sadarlah, hidupmu terlalu berharga jika hanya digunakan untuk mengingat orang rendahan seperti dia, maka biarkan dia menikmati bahas dan kamupun harus pandai menikmati hidupmu dengan tenang.
Sulit ??? Itu karena kamu belum juga ikhlas, maka belajarlah ikhlas dari sekarang, berhentilah pula hidup dengan mendukung, karena hidupmu bukan hanya untuk masa lalu atau hari ini saja, tetapi perlulah masa depanmu juga.

Kamu Masih Punya Masa Depan yang Harus Kamu Jadikan Lebih Baik Dari Masa Lalumu



Jangan berhenti mengukir harapan hanya karena kamu pernah disakiti, karena apapun kejadian yang dimasa lalu cukup kamu jadikan pelajaran berharga saja.

Kamu masih punya masa depan yang harus kamu jadikan lebih baik dari masa lalumu, dengan menerima beranjaklah dari kesedihanmu, kembalilah memperbaiki semuanya dengan memperbaiki dirimu.

Tidak ada gunanya terus-menerus dalam kesedihan yang dalam, hanya menunggu, lalu hanya buang-buang waktu saja.

Kamu harus mampu mengubah pola pikirmu, jika dia yang dulu kamu bela-belain malah dilihataknya pergi dengan cara yang tidak pantas, maka berarti Allah memang telah memperoleh ganti yang lebih baik, karena dia memang berhak mendapatkan kesetiaanmu.

Daripada Sibuk Menangisi Masa Lalu, Memperbaiki Dirimu


Jadi, dari kamu sibuk menangisi masa lalu yang menurutmu kejam, perbaiki kamu perbaiki dirimu untuk menyambut dia yang lebih dimasa yang akan datang.

Yakinlah dia yang memilih pergi dengan menyia-nyiakan kesetaraanmu memilih orang yang baik, sebab mengapa Allah menjauhkannya darimu, dan yang jelas Allah telah membuat perubahan yang lebih baik untukmu.

Lepaskan Semua Rasa Sesal yang Membekas di Hati


Mulai detik ini lepaskan semua sesal yang membekas di hatimu, karena sebenanya bukan pemeliharaannya yang sangat kejam, tapi hatimu yang tak bisa ikhlas hingga akhirnya menjadi hati yang rapuh.

Maka dari itu untuk menantang, maafkan walau kamu sangat tidak diinginkan, karena dengan demikian kamu kamu akan kembali dengan damai seperti sebelumnya kamu mengenal diri.

Ikhlaskan, Karena Dia yang Meninggalkanmu Tidak Akan Pernah Pantas Menerima Kesetiaanmu


Tekanlah hatimu untuk meraih ikhlas, karena dia yang meninggalkanmu tidak akan pernah menerima kesetiaan darimu.

Selain itu, dia yang meninggalkanmu tidak akan pernah peduli akan perasaanmu, lantas untuk apa membuang waktumu dan hidup memulihkan hanya demi mengingatnya?

Jangan! Kamu tidak bisa lagi hidup dengan demikian, maka semangatlah mengikhlaskan semuanya, agar kamu bisa bertanggung jawab dengan sempurna hari ini untuk menyambut masa depan yang lebih berarti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...