Langsung ke konten utama

Jika Istri Kurang Baik Perbaiki Dia Supaya Menjadi Baik, Jangan Menggeser Tempatnya Dengan Mencari yang Lebih Baik

Hati manusia itu milik Allah, dan ia akan berubah tergantung ikhtiarmu kepada Allah, sebab jika Allah mengizinkan maka seketika itu ia akan berubah. Sama halnya dengan tabiat buruk seorang istri, yang menjadikan dia berlaku hal yang buruk karena hatinya belum sepenuhnya benar. 
Lantas jika kamu ingin istrimu berubah maka ikhtiarlah kepada Allah, mintalah supaya hati istrimu bisa dipenuhi banyak kebaikan, dan selain itu jangan pernah jenuh untuk menasehatinya. Jangan sampai karena tahu istrimu kurang baik maka kamu mencari yang lebih baik. 
Jangan! seharusnya istri kurang baik itu ya diperbaiki supaya baik, jangan meggeser tempatnya dengan mencari yang lebih baik.

Baik Tidaknya Seorang Istri Tergantung Suami, Jika Suami Mampu Memperbaiki Maka Istri Akan Menjadi Baik
Sungguh kamu harus tahu, bahwa sesungguhnya baik tidaknya seorang istri itu tergantung suami, jika kamu sebagai suami mampu memperbaiki maka pasti istrimu akan menjadi baik. Susah karena memang sudah tabi’atnya yang demikian? tidak ada yang susah jika ikhtiarmu selalu cukup dengan Allah, karena yang memegang kendali atas dia adalah Allah.
Jangan Mencari yang Lebih Baik Dengan Alasan Istri Kurang Baik, Karena Bila Kamu Demikian Artinya Kamu Mengaku Bahwa Gagal Menjadi Suami yang Baik
Maka dari itu, jangan mencari-cari alasan dengan berkata istriku kurang baik ketikan mencari yang lebih baik, karena bila kamu demikian maka sama halnya kamu sengaja berkata ” aku gagal menjadi suami yang baik”. Lantas hati-hati dalam memutuskan perkara, jangan asal tinggal atau asal cari yang lebih baik ketika mengetahui istrimu kurang baik.
Pernikahan Dipilih Untuk Saling Menyempurnakan Kekurangan, Bukan Ketika Tampak Kekurangan Lantas Mencari yang Lebih Semprna
Ingatlah pula, pernikahan itu dipilih untuk saling menyempurnakan kekurangan masing-masing, bukan ketika tampak kekurangan lantas kamu seenaknya mencari yang lebih sempurna. Tanggung jawabmu itu bukan hanya untuk membuatnya bahagia, tapi untuk menjadikannya lebih sempurna hidupnya dengan kebaikan, dan untuk menjadikan hidupnya lebih terarah ke jalan jannah-Nya.
Istri yang Kurang Baik Adalah Jalan Agar Suami Menunaikan Tugasnya Sebagai Pemimpin, Bukan Malah Menyerah dan Mencari yang Lain
© instagram.com/ichasoebandono
Lagipula kamu harus peka terhadap ujian Allah, karena bisa jadi kekurangan yang tidak kamu senangi dari istrimu adalah salah ujian dari Allah. Karena istri yang kurang baik sebenarnya jalan agar suami mampu menajalankan tugasnya sebagai pemimpin, bukan malah menyerah dan mencari yang lain.
Sungguh Kekurangan Istri Seperti Apapun Akan Tetap Membuatmu Bertahan Jika Kamu Mampu Memahami Tanggung Jawabmu Dengan Benar
Oleh sebab itu, sebelum kamu mengeluh pada kekurangan istrimu maka lebih baik kamu introspeksi diri, karena kekurangannya adalah tugas bagimu untuk menyempurnakannya. Dan sungguh kekurangan istri yang seperti apapun akan tetap membuatmu bertahan, bersabar, dan ikhlas jika kamu sendiri mampu benar-benar memahami tanggung jawabmu sebagai penyempurnanya.
Source: humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...