Langsung ke konten utama

Kalau Sudah Ada Aku, Jangan Sampai Ada Dia. Sampai Sini Paham Tidak?

Sudah berulang kali aku peringatkan dirimu, jika memang sudah bosan, tidak ingin bersama, atau ingin mempersilahkan aku pergi, katakanlah dengan berani, jangan bermain petak umpet dibelakangku dengan orang lain.

Tahu kenapa? itu menyakitkan, dan bukankah dari awal aku sudah sering berkata “jika sudah aku, jangan sampai ada dia” masak sampai sini kamu tidak juga paham maksudku?
Ayolah, kita sudah sama-sama dewasa, jangan lagi bermain petak umper seperti anak kescil, karena ini soal perasaan yang harus kamu pertegas bagaimana kedepannya.

Jangan Mencoba Bermain Dibelakangku, Jika Memang Sudah Ingin Pindah Hati Maka Berkatalah Terus Terang



Jangan mencoa bermain dibelakangku, jika memang sudah ingin pergi, ingin singgah ke hati yang lain, ingin pindah hati maka berkatalah terus terang.

Sulit? pasti sulit, hanya seseorang yang benar-benar memiliki tanggung jawab yang berani mengungkapkan kebosanannya dengan lantang pada pasangannya.

Jangan Menyembunyikan Sesuatu yang Akhirnya Membuat Luka, Lebih Baik Kamu Jujur Meski Itu Menyakitkan


Oleh karenanya, kamu yang saat ini tengah dilema dan takut akan sesuatu yang mungkin akan menjadi boomerang dalam hidupmu, jangan coba-coba melanjutkan kisah hina yang akan membuatmu hina suatu saat nanti.

Jangan lagi menyembunyikan sesuatu yang akhirnya akan membuat luka menyakitkan, jika memang tidak bisa kamu menghindar dari jurang yang terlanjur kamu masuki, maka lebih baik jujurlah meski akhirnya kamu menyakitiku.

Aku dan Kamu Sudah Sama-sama Dewasa, Maka Apapun yang Kamu Rasakan Jujurlah Kepadaku


Sekali lagi aku katakan kepadamu, aku dan kamu sudah sama-sama dewasa, maka bersikaplah layaknya orang dewasa, tegaslah apa yang sebenarnya kamu inginkan.

Apapun yang kamu rasakan sekarang, ntah itu bosan atau semacamnya jujurlah kepadaku, jangan sembunyi-sembunyi kamu menyembunyikan hati lain.

Kamu Punya Hak Untuk Tetap Tinggal dan Pergi, Hanya Satu Pintaku Putuskanlah Semuanya Dengan Baik


Aku tidak ingin kamu tersiksa, dan aku pun tidak mau kamu siksa dengan sikapmu yang sudah berubah tidak sepeduli dulu.
 Kamu punya hak untuk tetap tinggal dan pergi, hanya satu pintaku kepadamu, putuskanlah semuanya dengan baik.
Karena jika kamu memang sudah membutuhkan yang lebih baik, maka aku pun demikian, aku juga butuh seseorang yang lebih baik yang bisa menghargai ketutulusanku.

Jangan Membuat Sekat yang Akhirnya Membuatku Tega Memandangmu Lelaki yang Tidak Punya Tanggung Jawab


Lantas jangan membuat sekat seakan semuanya baik-baik saja, padahal rasanya sudah jauh dari kata nyaman dan baik. 

Tidak usah pikirkan bagaimana diriku setelah kepergianmu, tapi pikirkanlah bagaimana kamu setelah kebaikanku kamu abaikan.

Jadi tolong jujurlah, jangan sampai akhirnya kamu membuatku tega memandangmu sebagai laki-laki yang tidak punya tanggung jawab, dan miskin ketegasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...