Langsung ke konten utama

Kalau Sudah Beristri Jangan Sok Bergaya Seperti Orang Bujang, Hargailah Istrimu!

Ada laki-laki yang modelnya begini, ketika dirumah dia begitu sayang kepada istrinya, begitu perhatian kepadanya, dan sangat mencintainya, hingga istrinya pun selalu terhipnotis untuk menaruh kepercayaan dan harapan sebanyak-banyaknya kepada dia.


Tetapi, saat dia jauh dari sang istri maka tingkah jahilnya kepada wanita lain kerap kali muncul, menggoda, sok keren, sok bujang, dan selalu mencoba untuk memperlihatkan dirinya “keren”.

Ada? banyak, iya banyak sekali laki-laki yang sudah memiliki istri tapi ketika dia jauh dari sang istri dia kadang masih sok bujang. Seharusnya, kalau sudah beristri jangan sok bergaya seperti orang bujang, hargailah istrimu!

Laki-laki Harus Mampu Menjaga Dirinya Saat Jauh Dari Istri, Terlebih di Hadapan Wanita Lain


Karena laki-laki itu harusnya mampu menjaga dirinya saat jauh dari sang istri, terlebih jika berhadapan dengan wanita lain, jangan malah mengambil kesempatan dalam kesempitan tebar pesona nggak jelas seakan ingin menjajal dia gampangan atau malah sebaliknya. Jangan!
Jangan Sok Tebar Pesona Seakan Masih Sendiri, Ingatlah Wanitamu di Rumah

Jangan sok keren lah di depan wanita lain, jangan sok tebar pesona seakan kamu masih sendiri, ingatlah wanitamu di rumah yang sudah sangat setia menjaga dirinya hanya untukmuYang sudah sangat setia mempersembahkan semuanya untukmu, dimana kadang dari sibuknya dia mengurusmu maka mengurus dirinya sendiri kadang kurang sempat.

Saat Kamu Ingin Mencoba Iseng Pada Seorang Wanita, Ingatlah Istri dan Anakmu

Ingatkan dirimu dengan terus mengingat istri dan anakmu saat mereka sedang menghiburmu, ketika nalurimu sebagai lelaki muncul untuk iseng kepada seorang wanita.

Ingatkan dirimu dengan bagaimana jika ternyata wanita yang hendak kamu isengin berada pada posisi istrimu, pasti kamu akan marah bukan? maka kamu pun harus mampu berpikir jauh demikian.

Kendalikan Dirimu Dengan Terus Mengingat Bahwa Tanggung Jawabmu Bukan Hanya Menafkahinya, Tapi Juga Menjaga Perasaannya

Intinya adalah kendalikan dirimu dengan terus mengingat bahwa tanggung jawabmu sebagai seorang suami bukan hanya wajib menafkahinya, tapi juga wajib menjaga perasaanya agar tidak tersakiti.

Karena memang tugasmu sebagai seorang suami bukan hanya menjaganya secara dzahir, tapi juga menjaganya secara batin, dan menjaga hatinya agar tidak tersakiti termasuk menjaga batinnya.

Jadilah Suami yang Baik, Dimana Saat Ada yang Menggodamu Maka Kamu Tegas Berkata “Aku Sudah Memiliki Wanita yang Baik”

Kamu harus mampu menjadi suami yang baik untuknya, dan bukankah dulu kamu telah berjanji di hadapan Allah dan orang tuanya? maka kamuharus benar-benar mampu menunaikan janjimu sebaik mungkin.

Kamu harus mampu menjaga dirimu agar tidak berbuat iseng kepada wanita lain, meski kamu sedang digoda oleh wanita yang keindahannya melebihi istrimu maka kamu harus tegas berkata “aku sudah memiliki wanita yang baik”.

Sebab sebaik-baiknya wanita untukmu saat gelar “suami” sudah kamu sandang adalah “istrimu”, meski dia pun jauh dari kata sempurna, tetap dialah yang terbaik menurut Allah untukmu.

Source: humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...